Wali Kota Bandung Muhammad Farhan.(Dok Diskominfo Kota Bandung)
PEMERINTAH Kota Bandung berbareng Bank bjb dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bandung menyerahkan support kemanusiaan senilai Rp1 miliar untuk korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Penyerahan support dilakukan dalam rangkaian Apel Pagi di Plaza Balai Kota Bandung pada Senin (24/8).
Bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian dan solidaritas masyarakat Kota Bandung terhadap penduduk NTT nan tengah menghadapi masa susah akibat musibah gempa.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengatakan, support awal sebesar Rp 1 miliar merupakan hasil kerjasama Pemkot Bandung, Bank bjb, dan Baznas Kota Bandung.
"Pada pagi hari ini kita bersama-sama menyaksikan upaya rereongan (gotong royong) Pemerintah Kota Bandung berbareng bjb dan Baznas Kota Bandung mengumpulkan biaya awal Rp1 miliar," terangnya.
Menurut Farhan, support tersebut tidak berakhir pada nomor Rp1 miliar. Pemkot Bandung telah menerbitkan surat info nan membujuk ASN serta masyarakat untuk ikut berperan-serta dalam aktivitas kemanusiaan tersebut. Ia berambisi dalam waktu sekitar satu bulan ke depan dapat terkumpul tambahan biaya sebesar Rp500 juta sehingga total support mencapai Rp1,5 miliar.
"Kami mengharapkan tambahan Rp500 juta dari para murah hati sehingga insyaallah total support bisa mencapai Rp1,5 miliar," jelasnya.
Farhan menjelaskan, biaya awal Rp1 miliar berasal dari program Corporate Social Responsibility (CSR) nan dihimpun berbareng Bank bjb. Sementara tambahan biaya bakal dihimpun melalui Baznas dari beragam sumber nan berkarakter sukarela.
"Yang Rp1 miliar itu CSR berbareng dengan bjb. Kemudian kami membujuk ASN dan masyarakat nan mau ikut berdonasi melalui Baznas," ucapnya.
Farhan mengatakan, surat info nan dikeluarkan Pemkot Bandung bukan petunjuk wajib bagi ASN, melainkan rayuan untuk berbagi dan menunjukkan kepedulian terhadap sesama.
"Namanya bukan kewajiban. Ini mah mangga saja. Tidak ada sasaran untuk ASN. Tapi kami harapkan adalah tumbuhnya semangat berbagi," tandasnya.
Seluruh support nantinya bakal disalurkan melalui Baznas nan telah mempunyai jaringan pengedaran dan posko support di wilayah terdampak gempa di NTT. Cara tersebut dinilai lebih efektif dan mempercepat penyaluran support kepada masyarakat nan membutuhkan.
Keterbatasan waktu dan kesempatan membikin Pemkot Bandung belum dapat mengirimkan perwakilan secara langsung ke letak bencana. Namun perihal tersebut tidak mengurangi makna support nan diberikan.
"Semangat gotong royong kudu terus hidup di tengah masyarakat Indonesia, terutama ketika kerabat sebangsa sedang menghadapi musibah. Di dalam kondisi apa pun kerabat sebangsa tetap perlu kita perhatikan. Gotong royong adalah inti dari Pancasila," ungkapnya. (AN/E-4)









English (US) ·
Indonesian (ID) ·