Ilustrasi(MI/Akhmad Safuan)
SEORANG pendaki remaja Dude Kurniawan Pasha (17) sempat dikabarkan lenyap saat melakukan pendakian tektok pasa Jumat (21/8) ditemukan tewas di area puncak Sejati di Gunung Sumbing, Kabupaten Temanggung.
Pemantauan Media Indonesia Senin (24/8) satu lagi korban pendaki remaja tewas saat melakukan pendakian di gunung di Jawa Tengah, seorang pendaki Dude Kurniawan Pasha (17) sempat dikabarkan lenyap saat melakukan pendakian tektok pada Jumat (21/8) terus dilakukan pencarian.
Tim campuran SAR nan mendapatkan laporan adanya pendaki nan hilang, segera bergerak mencari di sejumlah titik di Kawasan Gunung Sumbing nan diduga menjadi lintasan korban, hingga akhirnya di sebuah area lembah Puncak Sejati dengan kedalaman kurang lebih 150 meter pendaki remaja tersebut ditemukan dalam kondisi meninggal bumi Minggu (23/8).
"Korban diduga meninggal bumi akibat jatuh ke dalam jurang, setelah terpisah dengan dua rekannya nan berbareng melakukan pendakian tektok tersebut, " kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Temanggung Totok Nursetyanto.
Berdasarkan kronologi nan dihimpun, ungkap Totok Nursetyanto, korban diketahui melakukan mendaki (tektok) di Gunung Sumbing berbareng dua orang temannya Rangga Dwi Arianto (17) dan Fatahilah (17) pada Jumat (21/8) malam, melalui Basecamp Banaran menggunakan jasa ojek dalam kondisi sehat.
Setelah itu ketiga remaja tersebut, menurut Totok Nursetyanto, mulai melakukan pendakian (tektok) Gunung Sumbing via Banaran menuju puncak Sejati, namun hanya sampai sabana temannya Rangga Dwi Arianto memilih turun berbareng rombongan lainnya, sedangkan korban dan temannya Fatahilah tetap melanjutkan menuju ke puncak Gunung Sumbing.
Setelah sampai puncak, lanjut Totok Nursetyanto, kedua pendaki tersebut turun pada Sabtu (22/8) pukul 13.00 WIB melalui jalur nan berbeda. "Korban mencari jalur sendiri melalui tebing di bawah puncak sejati (sisi utara), sedangkan temannya Fatahilah menggunakan jalan nan berbeda, " tambahnya.
Namun kemudian, demikian Totok Nursetyanto, korban Dude Kurniawan Pasha diketahui mengenakan busana serba hitam, topi warna hitam dengan sedikit coretan putih dan membawa logistik berupa dua roti. tidak diketahui keberadaannya dan lenyap kontak, hingga Basarnas yang menerima lapora langsung bergerak melakukan pencarian.
"Pencarian terus dilakukan je sejumlah titik nan diduga menjadi perlintasan korban, hingga kemudian BPBD Temanggung mendapat info penemuan korban nan berada di area puncak sejati dalam keadaan meninggal bumi pada Minggu (23/8), " ujarnya.
Setelah dipastikan titik penemuan itu, tutur Totok Nursetyanto, tim SAR campuran melakukan pemindahan korban nan berada di dalam lembah sedalam 150 meter, selanjutnya pendaki itu langsung dibawa ke RSUD Temanggung untuk dilakukan pemeriksaan, sebelum diserahkan ke pihak keluarga. (H-2)









English (US) ·
Indonesian (ID) ·