Penonton Tewas dalam Kecelakaan Drag Race, Polisi Selidiki Unsur Kelalaian Panitia

5 jam yang lalu 5
Penonton Tewas dalam Kecelakaan Drag Race, Polisi Selidiki Unsur Kelalaian Panitia Ilustrasi(MI/Lina Herlina)

SEBANYAK 8 orang tewas dan 9 lainnya mengalami luka-luka setelah sebuah mobil peserta Turnamen Tidar Drag Race Championship 2026 kehilangan kendali dan menabrak penonton di Jalan AP Mokoginta, Kelurahan Upai, Kecamatan Kotamobagu Timur, Kota Kotamobagu, Sulawesi Utara, Minggu (9/8) sekitar pukul 15.50 Wita. 

Polisi saat ini melakukan penyelidikan untuk mendalami dugaan unsur kelalaian dalam penyelenggaraan arena tersebut.

Insiden terjadi saat mobil Honda Jazz berwarna putih-biru nan dikemudikan oleh Tian Ngantung dari tim Pangeran 05 McJoe melaju pada kelas Free For All (FFA). 

Berdasarkan keterangan polisi, kendaraan mengalami masalah teknis saat memasuki titik finis. Setelah melewati garis finis, tepatnya di area pengereman sekitar 100 meter setelah garis finis alias 300 meter dari titik start, mobil kehilangan kendali, oleng ke arah kiri lintasan, menabrak pagar pembatas, dan menghantam penonton nan berdiri di sisi arena.

Total korban dalam kecelakaan ini tercatat sebanyak 17 orang, delapan orang  meninggal duni, dan sembilan lainnya luka sehingga tetap menjalani perawatan.

Rincian info korban berasas rumah sakit adalah sebagai berikut. Sebanyak 10 korban dirawat di RS Monompia, dengan 3 orang di antaranya meninggal dunia. Sementara itu, 7 korban dirawat di RSUD Kotamobagu Pobundayan, dengan 5 orang dilaporkan meninggal. 

Korban jiwa ialah Harianti Mokoginta, Nilawati Mokodongan, Lisma Mokoginta, Ali Ponamo, Riana Longkun, Biyo Mokoagow, Rugaina Manangin, dan Ali Jojang.

Pembalap Tian Ngantung juga mengalami luka serius akibat kejadian tersebut. Kasat Reskrim Polres Kotamobagu Iptu Ahmad Waafi menyatakan bahwa Tian sempat dirawat di RS Monompia, namun lantaran kondisi darurat dan untuk menghindari ketegangan dengan family korban di lokasi, nan berkepentingan telah dirujuk ke Manado untuk menjalani perawatan intensif. 

Polisi belum melakukan pemeriksaan terhadap pembalap lantaran nan berkepentingan tetap dalam perawatan medis.

Kapolres Kotamobagu AKBP Abdul Kholik mengatakan pihaknya berbareng Pemerintah Kota Kotamobagu dan panitia penyelenggara tengah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). 

Mobil Honda Jazz nan terlibat kecelakaan telah diamankan sebagai peralatan bukti di Mapolres Kotamobagu. 

"Kami berbareng Pemkot Kotamobagu dan panitia sementara sudah melakukan olah TKP. Proses pencarian dan pemeriksaan saksi-saksi di letak juga terus kami lakukan," kata Kholik, Senin (10/8).

Penyelidikan difokuskan untuk mendalami dugaan kelalaian nan menyebabkan kecelakaan, termasuk meninjau prosedur keselamatan dan kondisi lintasan. "Pastinya kami bakal memeriksa semuanya nan terlibat, maupun panitia," tegas Iptu Ahmad Waafi.

Menanggapi kejadian tersebut, Ketua Panitia Turnamen Tidar Drag Race Championship 2026, Lucky Sugeha, menyatakan pihaknya siap bertanggung jawab.

Ia mendatangi para korban di rumah sakit dan memastikan seluruh biaya pengobatan bakal ditanggung sepenuhnya oleh panitia.

Ajang balap tersebut digelar di sirkuit nonpermanen berupa jalan raya umum tanpa pembatas alias pelindung nan memadai untuk memisahkan penonton dari lintasan balap. (LN/E-4)

Selengkapnya