Perkiraan Cuaca Jawa Tengah 12 Agustus 2026: Waspada Gelombang Tinggi dan Rob

1 jam yang lalu 2
 Waspada Gelombang Tinggi dan Rob Akibat diterjang gelombang tinggi hingga 4 meter berjalan di perairan selatan Jawa Tengah termasuk DIY, belasan perahu nelayan dan wisata di pantai Baron, Kabupaten Gunungkidul, DIY rusak dan hanyut Selasa (11/8)(MI/Akhmad Safuan)

CUACA di wilayah Jawa Tengah diprakirakan cerah berawan hingga berawan sepanjang hari ini, Rabu (12/8). Meski tidak ada potensi hujan dari pagi hingga malam hari, masyarakat diminta tetap waspada terhadap sejumlah potensi musibah unik musim kemarau, seperti kebakaran rimba dan lahan (karhutla), angin kencang, serta kekeringan.

Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang, Rany Puspita, mengungkapkan bahwa kondisi tanaman nan mengering di musim tandus membikin wilayah dataran rendah, dataran tinggi, maupun pegunungan rentan terhadap karhutla.

"Waspadai juga angin kencang di sejumlah area dan kekeringan ialah kekurangan air nan tetap berjalan di musim tandus ini," kata Rany, Rabu (12/8).

Selain itu, kejadian perbedaan suhu udara nan mencolok antara siang dan malam hari turut menjadi perhatian. Suhu udara saat ini berkisar antara 16 hingga 34 derajat Celsius dengan kelembapan udara 45-95 persen, serta pergerakan angin umum bertiup dari timur ke selatan dengan kecepatan 5-35 km/jam.

"Tetap jaga kesehatan dalam kondisi seperti sekarang ini dengan memakai baju hangat pada malam hari," tambah Rany mengenai perubahan suhu dingin malam hari dan panas pada siang hari.

Ancaman Gelombang Tinggi dan Banjir Rob

Di sektor perairan, BMKG mengingatkan adanya akibat gelombang tinggi mencapai 2,5 hingga 4 meter di perairan selatan Jawa Tengah, membentang dari perbatasan Jawa Barat, DIY, hingga Jawa Timur. Kondisi ini berisiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran, mulai dari kapal ikan, tongkang, kapal barang, hingga kapal penumpang, terutama jika kecepatan angin melampaui 15 knot.

Sementara itu untuk perairan utara Jawa Tengah, Prakirawan BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang, Retna Swasti Karini, menyebut bahwa tinggi gelombang relatif landai. Namun, ancaman banjir pasang air laut (rob) setinggi maksimum 1 meter tetap terjadi pada pukul 05.00-09.00 WIB.

Banjir rob ini berakibat pada wilayah pesisir Pantura Jawa Tengah, meliputi Pekalongan, Batang, Kendal, Semarang, Demak, Jepara, Pati, hingga Rembang. Kondisi tersebut berpotensi mengganggu aktivitas harian warga, transportasi darat, aktivitas bongkar muat pelabuhan, budidaya perikanan darat, serta produksi petani garam.

"Waspadai gelombang tinggi di perairan selatan dan air laut pasang (rob) di perairan utara ini, lantaran bakal mengganggu aktivitas warga," ujar Rany mengingatkan. (Z-2)

Selengkapnya