Perkiraan Cuaca Jawa Tengah 15 Agustus 2026: Peluang Hujan Ringan di 4 Daerah

2 jam yang lalu 4
 Peluang Hujan Ringan di 4 Daerah Gunung Sumbing terlihat cerah dan berawan pada Sabtu (15/8) pagi, namun sore hingga awal malam berkesempatan turun hujan ringan di sejumlah wilayah lereng gunung tersebut. (MI/Akhmad Safuan)

HUJAN dengan intensitas ringan berkesempatan mengguyur empat wilayah di Jawa Tengah pada Sabtu (15/8). Fenomena ini membikin suhu udara terasa sedikit lebih hangat di tengah musim tandus nan tetap berlangsung.

Sejak pagi hingga awal malam, cuaca di Jawa Tengah secara umum diprakirakan cerah hingga berawan. Namun, potensi hujan ringan diprediksi terjadi di area pegunungan dan dataran tinggi bagian tengah, meliputi Kabupaten Purbalingga, Wonosobo, Temanggung, dan Kajen.

"Tetap waspada terhadap kebakaran rimba dan lahan (karhutla), meskipun ada kesempatan hujan ringan di 4 wilayah di Jawa Tengah," kata Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang, Agus Triyono, Sabtu (15/8).

Agus menjelaskan, kewaspadaan terhadap karhutla tetap menjadi prioritas mengingat banyaknya tanaman nan mengering dan mudah terbakar saat tersulut api. Selain karhutla, masyarakat juga diimbau mewaspadai potensi angin kencang nan bertiup dari arah timur ke selatan dengan kecepatan 5-35 km/jam. Adapun suhu udara berkisar antara 16-34 derajat Celsius dengan kelembapan 45-95 persen.

Gelombang Selatan Mereda, Rob Masih Rendam Pantura

Sementara itu, kondisi perairan Jawa Tengah mulai menunjukkan perubahan. Prakirawan BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang, Lessy Andari, menyampaikan bahwa gelombang tinggi di perairan selatan nan sebelumnya mencapai 2,5-4 meter sekarang mulai mereda menjadi sekitar 1,25-2,5 meter.

Meskipun mereda, Lessy mengingatkan agar aktivitas pelayaran tetap berhati-hati. Kategori gelombang tersebut tetap cukup berisiko bagi kapal nelayan, tongkang, maupun kapal wisata, terutama saat kecepatan angin berada di atas 15 knot.

Kondisi berbeda justru terjadi di perairan utara Jawa Tengah. Fenomena air laut pasang (rob) setinggi satu meter diprediksi berjalan pada pukul 07.00–11.00 WIB. Akibatnya, banjir rob tetap merendam sejumlah area pesisir di wilayah Pantura seperti Pekalongan, Semarang, dan Demak.

"Banjir akibat rob ini mengakibatkan aktivitas penduduk terganggu seperti transportasi, bongkar muat peralatan di pelabuhan, budidaya perikanan darat dan petani garam," ujar Lessy Andari. (Z-2) 

Selengkapnya