Perkiraan Cuaca Jawa Tengah 2 Agustus 2026: Hujan Ringan di 13 Daerah, Gelombang Tinggi dan Rob

1 jam yang lalu 3
 Hujan Ringan di 13 Daerah, Gelombang Tinggi dan Rob Cuaca di Gunung Slamet terlihat cerah pada Minggu (2/8) pag(MI/Akhmad Safuan)

HUJAN ringan kembali berkesempatan turun di 13 wilayah di Jawa Tengah Minggu (2/8), gelombang tinggi 1,25-2,5 meter dan air laut pasang (rob) setinggi 0,8 meter tetap berjalan di perairan utara dsn selatan tetap diminta untuk diwaspadai. 

Pada pagi hingga siang cuaca di Jawa Tengah  pada umumnya cerah dan cerah berawan, namun memasuki sore hingga awal malam, wilayah di bagian tengah dan selatan berkesempatan kembali diguyur hujan ringan terutama di area pegunungan dan dataran tinggi, sehingga suhu udara sedikit terasa lebih hangat.

Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Risca Maulida mengatakan meskipun musim tandus tetap berjalan saat ini, namun hujan ringan tidak merata tetap berkesempatan mengguyur belasan wilayah di Jawa Tengah, sehingga cukup mengurangi suhu nan terasa panas. 

Daerah di Jawa Tengah berkesempatan diguyur hujan ringan pada Minggu (2/8), ungkap Risca Maulida, ialah Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Boyolali, Karanganyar, Sragen, Ungaran, Temanggung, Batang, Kajen, Pemalang, Salatiga dan Ambarawa, sedangkan wilayah lainnya cersh dan cerah berawan sepanjang hari. 

"Angin bertiup dari arah timur ke selatan dengan kecepatan 5-35 kilometer per jam, suhu udara berkisar 16-34 derajat celcius dan kelembaban udara berkisar 45-95 persen, " kata Risca Maulida Minggu (2/8). 

Gelombang Tinggi dan Rob

Sementara itu kondisi cuaca berbeda berjalan di area perairan Jawa Tengah, sepanjang hari baik itu di perairan utara maupun selatan cerah dan cerah berawan sepanjang hari dan gelombang tinggi tetap berjalan dengan ketinggian 1,25-2,5 meter cukup berisiko terhadap aktivitas pelayaran. 

"Waspadai gelombang tinggi di perairan utara dan selatan, terutama saat ketinggian air di atas 1,25 dan kecepatan angin di atas 15 knot," ujar Prakirawan BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang Wahyu Sri Mulyani. 

Menurut Wahyu Sri Mulyani gelombang tinggi berjalan di perairan selatan Jawa Tengah terjadi di area mulai Cilacap hingga Purworejo, sedangkan di perairan utara di perairan Karimunjawa bagian barat dan timur, Jepara serta Pati-Rembang cukup berisiko terhadap aktivitas pelayaran terutama kapal nelayan dan tongkang. 

Selain itu, lanjut Wahyu Sri Mulyani, meskipun telah menurun dibanding sebelumnya, air laut pasang (rob) juga tetap berjalan di perairan utara Jawa Tengah, kondisi ini mengakibatkan banjir di area pesisir  sejumlah wilayah di Pantura terutama di Pekalongan, Semarang dan Demak susah untuk segera surut. 

Banjir akibat rob ini, demikian Wahyu Sri Mulyani, berakibat terganggunya aktivitas penduduk terganggu seperti transportasi, bongkar muat peralatan di pelabuhan, budidaya perikanan darat dan petani garam. (H-2)

Selengkapnya