Perkuat Operasi Kemanusiaan, PMI Terus Kirim Logistik untuk Korban Gempa NTT

8 jam yang lalu 5
Perkuat Operasi Kemanusiaan, PMI Terus Kirim Logistik untuk Korban Gempa NTT PMI mengirimkan support untuk korban musibah gempa bumi di Nusa Tenggara Timur(DOK/P,MI)

PALANG Merah Indonesia (PMI) terus memperkuat operasi kemanusiaan membantu masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Pengiriman bantuan logistik dilakukan secara berjenjang untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus mendukung penanganan darurat di wilayah terdampak.

Hingga saat ini, total sekitar 20 ton peralatan support PMI nan telah dikirimkan ke NTT. Bantuan tersebut dimobilisasi melalui jaringan pergudangan PMI, mulai dari penyimpanan pusat, penyimpanan regional hingga penyimpanan subregional.

Pengiriman bekerja sama dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan TNI AU. Salah satu pengiriman diberangkatkan dari Gudang Klaster Logistik Nasional di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, menggunakan pesawat Boeing A-7305 milik TNI AU.

Selain dari Jakarta, PMI juga melakukan mobilisasi logistik dari penyimpanan regional PMI Pusat di Gresik serta penyimpanan subregional PMI di Kupang dan Mataram. PMI juga mendirikan hub logistik di Labuan Bajo untuk memperkuat sistem pengedaran support di wilayah NTT.

Kepala Biro Sarana dan Prasarana Markas PMI Pusat, Ilham Huznul, mengatakan pengiriman logistik tersebut merupakan tindak lanjut pengarahan Ketua Umum PMI, Jusuf Kalla, agar memperkuat operasi kemanusiaan untuk membantu masyarakat terdampak gempa di NTT.

“Menindaklanjuti pengarahan Ketua Umum PMI Bapak Jusuf Kalla, respon gempa NTT ini operasi besar. Kami terus melakukan mobilisasi logistik untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak gempa di NTT. Sampai saat ini, total sekitar 20 ton peralatan support PMI telah kami kirimkan secara bertahap,” ujarnya kepada Media Indonesia, Kamis (20/8).

Menurut dia, pengiriman support dilakukan melalui sejumlah titik untuk mempercepat proses mobilisasi dan distribusi.

“Bantuan tidak hanya dikirim dari Gudang Klaster Logistik Nasional di Jakarta dan penyimpanan regional PMI Pusat di Gresik, tetapi kami juga mengoptimalkan penyimpanan subregional PMI di Kupang dan Mataram. Ini kami lakukan agar support dapat lebih sigap bergerak mendekati wilayah nan terdampak,” tambah Ilham.

Ia menjelaskan, pemanfaatan beberapa titik pergudangan menjadi strategi PMI dalam menghadapi kebutuhan operasi kemanusiaan nan cukup luas.

“Jadi, sumber logistik tidak hanya terpusat di Jakarta. Kami mengoptimalkan stok nan tersedia di penyimpanan pusat, regional maupun subregional. Dengan pola ini, kita bisa mengatur mobilisasi dari beberapa titik dan mempercepat pemenuhan kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak,” tandasnya.

Selengkapnya