Pesepak bola Semen Padang FC Guillermo (atas) berebut bola dengan pesepak bola Persebaya Catur Pamungkas (bawah) pada pertandingan BRI Super League 2025/2026 di Stadion H Agus Salim, Padang, Sumatra Barat, Jumat (15/5/2026).(Antara/Fitra Yogi)
PERSEBAYA Surabaya terus memacu persiapan mereka menjelang bergulirnya kejuaraan Super League nan dijadwalkan mulai pada 5 September mendatang. Skuad berjuluk Green Force tersebut saat ini tengah menjalani pemusatan latihan alias training camp (TC) di luar negeri, tepatnya Tailan, nan bakal berjalan hingga 27 Agustus mendatang.
Langkah ini diambil manajemen dan tim pembimbing untuk memastikan kesiapan mental serta bentuk pemain berada di level tertinggi sebelum memasuki kejuaraan resmi. Namun, berbeda dengan aktivitas pramusim biasanya, aktivitas tim selama di Negeri Gajah Putih tersebut dipastikan bakal minim publikasi.
Privasi dan Latihan Tertutup
Melalui keterangan resminya, manajemen Persebaya menyampaikan bahwa info mengenai perincian aktivitas tim selama TC di Tailan kemungkinan tidak bakal banyak dibagikan ke publik. Hal ini dilakukan lantaran tim memerlukan privasi tinggi guna menjaga konsentrasi para pemain.
Terlebih lagi, sejumlah sesi latihan dirancang untuk berjalan secara tertutup. Langkah ini disinyalir berangkaian dengan pematangan strategi unik nan bakal diterapkan pembimbing dalam menghadapi ketatnya persaingan di Super League musim depan.
Fokus Fisik dan Kedisiplinan 90 Menit
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, menekankan bahwa kerja keras adalah nilai meninggal bagi skuadnya saat ini. Menurutnya, atmosfer kejuaraan resmi bakal sangat berbeda dibandingkan dengan laga-laga uji coba pramusim nan telah dilalui.
"Kami tetap kudu bekerja keras lantaran di kejuaraan kelak kami tidak bakal mempunyai kesempatan melakukan pergantian pemain sebanyak seperti di pramusim. Karena itu, kondisi bentuk dan konsentrasi selama 90 menit kudu terus ditingkatkan," tegas Tavares.
Tavares juga mengingatkan anak asuhnya agar tidak sigap berpuas diri dengan hasil nan diraih selama masa pramusim. Baginya, setiap laga uji coba hanyalah sarana untuk mengevaluasi perkembangan tim dan menemukan celah nan tetap perlu diperbaiki sebelum kejuaraan sesungguhnya dimulai.
Eksperimen Posisi dan Kesiapan Pemain Lokal
Selain aspek fisik, TC di Tailan ini juga menjadi arena bagi Tavares untuk melakukan penelitian taktik. Pelatih asal Portugal tersebut mencoba beberapa pemain di posisi nan berbeda guna meningkatkan elastisitas strategi tim.
"Target utama kami tetap mempersiapkan tim. Karena itu, beberapa pemain juga kami coba di posisi nan berbeda. Kami tidak hanya bakal bermain di Super League, tetapi juga mempunyai kejuaraan lain. Kami kudu memastikan pemain lokal juga siap di beragam posisi," pungkasnya.
Dengan waktu nan tersisa kurang dari tiga minggu sebelum kick-off perdana, pemusatan latihan ini diharapkan bisa membentuk kedalaman skuad nan solid, mengingat agenda padat nan bakal dihadapi Persebaya di beragam arena kejuaraan mendatang. (I-2)









English (US) ·
Indonesian (ID) ·