Persiapan Muhammad Rifqi Fitriadi Menuju Asian Games 2026: Juara di Tiongkok dan Agenda Padat

1 jam yang lalu 2
 Juara di Tiongkok dan Agenda Padat Petenis Indonesia M Rifqi Fitriadi( ANTARA/Hafidz Mubarak A)

PETENIS putra jagoan Indonesia, Muhammad Rifqi Fitriadi, terus mematangkan persiapannya menjelang Asian Games 2026 nan bakal digelar di Aichi-Nagoya, Jepang. Rifqi memilih untuk mengikuti rangkaian turnamen intensif di Tiongkok dan Indonesia guna menjaga ritme bertanding serta kondisi bentuk dan mentalnya.

Dalam wawancara melalui pesan instan, Senin (24/8), Rifqi mengungkapkan agenda padat nan bakal dilaluinya sebelum bertolak ke Jepang.

"Masih tetap di Maanshan. Terus setelah Maanshan, ke Wunning. Setelah Wunning, langsung ke Bali. Terus setelah Bali, kemungkinan langsung ke Tiongkok lagi. Setelah dari Tiongkok, rest beberapa hari, langsung ke Asian Games," ujarnya.

Prestasi Gemilang di Maanshan

Langkah persiapan Rifqi menunjukkan hasil positif. Pada turnamen ITF M15 Maanshan nan berhujung Minggu (23/8), petenis berumur 27 tahun ini sukses menyabet gelar juara di sektor tunggal. Sebagai unggulan kedua, Rifqi sukses menundukkan unggulan ketiga asal Jepang, Kokoro Isomura, di partai final dengan skor 7-5, 6-3.

Kemenangan ini menandai trofi tunggal ketiga bagi Rifqi sepanjang tahun 2026, sekaligus memperpanjang tren positifnya setelah sebelumnya meraih dua gelar tunggal di ITF M15 Wunning pada akhir Juli lalu.

Di sektor ganda, Rifqi nan berpasangan dengan petenis Armenia, Daniil Sarksian, kudu puas menempati posisi runner-up. Mereka kalah tipis dari pasangan Korea Selatan, Yun Seong-chung/Dong Ju Kim, melalui laga ketat nan berhujung dengan skor 6-3, 5-7, 8-10.

Hasil Pertandingan Muhammad Rifqi Fitriadi di ITF M15 Maanshan:

Sektor Lawan/Pasangan Skor Final Hasil
Tunggal Putra Kokoro Isomura (Jepang) 7-5, 6-3 Juara
Ganda Putra Bersama Daniil Sarksian vs Yun Seong-chung/Dong Ju Kim 6-3, 5-7, 8-10 Runner-up

Manfaat Bermain Ganda untuk Sektor Tunggal

Meski kandas meraih gelar di nomor ganda, Rifqi menilai pengalaman tersebut sangat krusial bagi performa tunggalnya. Menurutnya, bermain dobel melatih kecepatan reaksi dan ketajaman pengambilan keputusan.

"Bermain dobel sangat membantu. Terutama di return-nya, di reaction-nya, terus juga pengambilan keputusan nan sangat cepat. Karena kan main double, poinnya singkat. Jadi kita pas main double itu deciding execution-nya mesti cepat," jelas Rifqi.

Agenda Turnamen Mendatang

Rifqi tidak mempunyai banyak waktu istirahat. Ia bakal melanjutkan tur di Maanshan pada pekan ini (24-30 Agustus) sebelum terbang ke Wunning. Setelah itu, dia dijadwalkan kembali ke tanah air untuk berkompetensi di ITF M15 Amman Men's World Tennis Tour Championship 2026 nan berjalan di Bali.

Rencana Perjalanan Menuju Asian Games 2026:

  • 24 - 30 Agustus: Turnamen ITF M15 Maanshan (Pekan kedua)
  • September (Awal): Turnamen di Wunning, China
  • September (Lanjutan): ITF M15 Amman Men's World Tennis Tour, Bali
  • September (Akhir): Persiapan akhir di China
  • Oktober: Asian Games 2026, Aichi-Nagoya, Jepang

Rangkaian turnamen ini diharapkan menjadi modal kuat bagi Rifqi untuk mempertahankan momentum kemenangannya dan memberikan performa terbaik bagi Indonesia di arena olahraga multicabang terbesar di Asia tersebut. (Ant/Z-1)

Selengkapnya