ARTICLE AD BOX
Jakarta, CNBC Indonesia - PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina Patra Niaga dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mendukung pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih melalui penyediaan dan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) di sentra nelayan, kampung nelayan, dan pelabuhan perikanan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan kerja sama antara Direktur Jenderal Perikanan Tangkap KKP, Lotharia Latif, dengan Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra pada Kamis (2/7) di Jakarta.
Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya berbareng untuk memastikan kesiapan daya nan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat pesisir sekaligus memperkuat produktivitas sektor perikanan nasional.
Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, mengatakan bahwa penyediaan daya merupakan salah satu aspek krusial dalam membangun ekosistem ekonomi pesisir.
"Bagi Pertamina Patra Niaga, daya menjadi fondasi nan menggerakkan produktivitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir. Kami mendukung penuh pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih sebagai salah satu pilar krusial dalam memperkuat ekosistem ekonomi pesisir," ujar Mars Ega dikutip dari keterangan tertulis, Jumat (3/7/2026).
Sebagai Subholding Downstream Pertamina, Pertamina Patra Niaga berkomitmen memastikan jasa daya datang hingga ke pusat-pusat aktivitas ekonomi masyarakat. Saat ini, Pertamina Patra Niaga mengoperasikan 416 SPBU Nelayan di beragam wilayah sebagai prasarana daya nan mendukung aktivitas melaut dan memperluas akses BBM bagi sektor perikanan.
"Melalui kerjasama ini, Pertamina Patra Niaga siap memastikan jasa daya nan andal untuk mendukung operasional Kampung Nelayan Merah Putih sehingga bisa berkembang menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat pesisir. Bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan dan Kementerian Koperasi, kami berambisi sinergi ini dapat meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan nelayan, sekaligus mendukung penerapan Asta Cita melalui penguatan ekonomi biru dan ketahanan pangan nasional," pungkas Mars Ega.
Penandatanganan kerja sama tersebut dilaksanakan dalam agenda Rapat Koordinasi Nasional Akselerasi Program Kerja Prioritas Nasional (PKPN) Sektor Kelautan dan Perikanan Tahun 2026 nan dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto, Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus, Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto, kementerian/lembaga lain terkait, pemerintah daerah, BUMN, serta para mitra pembangunan.
(dpu/dpu)
Addsource on Google

2 jam yang lalu
2








English (US) ·
Indonesian (ID) ·