Rapat koordinasi penanganan gempa bumi di NTT nan dihadiri sejumlah menteri Kabinet Merah Putih dan perusahaan BUMN termasuk Pertamina(MI/Marianus)
PT. PERTAMINA (Persero) memastikan support daya bahan bakar minyak (BBM) untuk penanganan tanggap darurat gempa bumi magnitudo 7,7 di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri menyampaikan, Pertamina mengerahkan sumber daya dan tim teknis untuk memastikan kebutuhan daya masyarakat serta operasional penanganan musibah tetap terpenuhi. Hal itu disampaikan Simon dalam Rapat Koordinasi Tanggap Darurat Gempa Bumi M7,7 Flores di Labuan Bajo, Minggu (16/8).
Simon mengatakan support Pertamina diarahkan ke sejumlah wilayah terdampak, termasuk wilayah nan mengalami gangguan akses dan pengedaran energi.
“Kami bakal terus melakukan info berkala seperti pengarahan dari Kepala BPH tadi pada sore hari, agar supaya masyarakat dapat mendapatkan info nan jelas,” kata Simon.
Salah satu support Pertamina dilakukan untuk mempercepat pemulihan akses transportasi di wilayah terdampak. Di ruas Trans-Flores Ende-Bajawa, kata dia, perangkat berat telah dikerahkan untuk membantu penanganan material longsor. Pertamina menyiapkan support solar bagi perangkat berat tersebut agar proses pemulihan konektivitas jalan dapat berjalan.
“Khususnya untuk Jalan Trans-Flores ruas Ende-Bajawa, sudah ada perangkat berat dan kami sudah koordinasikan untuk support solar untuk membantu perangkat berat untuk dapat membantu perbaikan konektivitas jalan di sana,” ujar Simon.
Ia menuturkan bahwa Pertamina mencatat sejumlah akses jalan terdampak longsor, termasuk Jalan Rerurua nan tertutup material batu.
Adapun support pasokan daya disiapkan untuk wilayah Nagekeo setelah adanya laporan kelangkaan BBM. Pertamina menyatakan bakal segera menindaklanjuti laporan tersebut. Tim dari MOR Jatimbalinus (Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara) juga telah didorong untuk memperkuat penanganan di wilayah terdampak.
Pertamina memastikan support Avtur untuk airport nan dapat dimanfaatkan sebagai titik mobilisasi support dan posko tanggap darurat. Dua wilayah nan menjadi perhatian adalah Labuan Bajo dan Maumere.
“Kami bakal terus menyediakan jasa Avtur prioritas, terutama untuk wilayah alias airport nan memang bisa menjadi posko, antara lain di Bajo dan di Maumere,” katanya.
Dukungan BBM industri nan disiapkan tersebut, sambung Simon, termasuk untuk kebutuhan PLN dengan memanfaatkan pasokan dari Reo dan sumber lainnya. (H-4)









English (US) ·
Indonesian (ID) ·