Petinggi FIFA Kevin Lamour Dipecat Imbas Kritik Tajam Infantino

1 jam yang lalu 2

Jakarta, CNN Indonesia --

Kevin Lamour dipastikan kehilangan jabatannya sebagai Chief Operating Officer (COO) FIFA, setelah melontarkan kritik tajam terhadap Presiden FIFA Gianni Infantino.

FIFA mengonfirmasi kepergian Lamour dalam sebuah pernyataan kepada sejumlah media, termasuk Reuters.

"FIFA mengonfirmasi bahwa hubungkan kerja antara FIFA dan Kevin Lamour selaku COO FIFA telah berhujung pada 17 Agustus 2026," tulis FIFA sebagaimana dikutip Reuters.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"FIFA berterima kasih kepada Kevin atas pengabdiannya selama dua tahun dan mendoakan nan terbaik untuk masa depannya," ujar keterangan FIFA menambahkan.

Sementara The Guardian menyebut kepergian Lamour sebagai pemecatan. Sedangkan AP juga menilai kejadian ini sebagai pemberhentian kerja.

Sejumlah laporan menyebut bahwa staf FIFA mendapat info soal Lamour melalui surat elektronik bercap tangan Sekjen FIFA, Mattias Grafstrom.

Lamour merupakan salah satu petinggi FIFA nan secara terbuka menentang rencana Infantino untuk menjual saham Piala Dunia kepada pihak swasta.

Dalam wawancara pada Juli lalu, Lamour menyebut rencana Infantino sebagai proyek satu orang. Lamour menyatakan sebagian pengurus FIFA merasa telah diperdaya.

Meski sudah membatalkan proposal tersebut, protes terhadap Infantino tetap berlanjut. UEFA, Concacaf, dan AFC secara tegas menentang rencana Infantino hingga menakut-nakuti bakal memboikot Piala Dunia.

Polemik ini membikin Infantino terancam tidak dipilih kembali dalam kongres FIFA nan bakal digelar pada Maret mendatang.

[Gambas:Video CNN]

(jun/jun/rhr)

Selengkapnya