Jakarta, CNN Indonesia --
Salah satu modal Thailand bisa mengalahkan Singapura pada leg pertama semifinal Piala AFF 2026 adalah memandang style The Lions saat menghadapi Timnas Indonesia.
Thailand menang 3-1 atas Singapura di Stadion Jalan Besar, Sabtu (15/8). Dua gol Teerasak Poeiphimai dan sebuah gol Seksan Ratree nan hanya bisa dibalas satu sepakan jeli Ilhan Fandi membikin skuad Gajah Perang punya kans besar masuk final Piala AFF 2026.
Kemenangan itu tidak lepas dari kajian tim pembimbing nan memantau style main anak asuh Gavin Lee saat menjamu Vietnam dan Indonesia pada laga fase grup. Dalam dua laga itu, Singapura meraih hasil seri dan dua poin tersebut punya andil besar mengantar The Lions ke babak semifinal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya rasa kami tidak betul-betul bisa mewujudkan apa nan mau kami lakukan. Jika kita lihat, Singapura punya dua hasil besar melawan Indonesia dan Vietnam, jadi kami tahu ini bakal menjadi tempat nan susah untuk didatangi," ucap pembimbing Thailand, Anthony Hudson.
Hudson pun memahami style Singapura nan bisa menyulitkan anak asuhnya. Terbukti Thailand mempunyai penguasaan bola nan jauh lebih sedikit dibanding tuan rumah.
"Saya rasa mereka adalah tim nan rumit untuk dilawan, terutama lantaran susunan mereka. Hal itu membikin susah untuk melakukan tekanan melawan tim seperti ini."
"Sebenarnya saya rasa salah satu perihal terpenting malam ini adalah kami mau lebih menguasai bola. Itu salah satu perihal krusial nan menurut saya bakal kami lakukan di pertandingan selanjutnya," ujar Hudson dilansir dari situs resmi Piala AFF 2026.
Hudson mengapresiasi keahlian anak asuhnya mencetak gol dari skema serangan kembali dan menegaskan bakal tampil dengan penguasaan bola pada leg kedua di Stadion Rajamangala, Bangkok, Selasa (18/8).
"Kami tahu dengan jelas jika ini baru pertandingan pertama dan kami kudu kembali ke Bangkok dan memastikan kami memberikan penampilan nan lebih baik lagi dibanding hari ini," katanya.
"Ketika sampai di semifinal, semifinal adalah tentang kemenangan. Saya pikir ini mungkin pertama kalinya kami betul-betul tidak bisa mengontrol bola dan mendominasi bola. Banyak serangan dan gol kami berasal dari serangan balik, nan sebenarnya bukan style permainan kami," tukas Hudson.
(nva/nva)

1 hari yang lalu
8








English (US) ·
Indonesian (ID) ·