Pidato di MPR, Prabowo Beberkan BPK Selamatkan Uang Negara Rp112 T

54 menit yang lalu 2

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menjaga agar setiap rupiah duit rakyat digunakan dengan betul dan tepat.

Sepanjang 2025, kata Prabowo, rekomendasi hasil pemeriksaan BPK menghasilkan pengamanan finansial negara sebesar Rp 112 triliun. Prestasi ini pun mengantarkan BPK meraih kepercayaan dari ranah global.

"Kepercayaan bumi kepada auditor Indonesia juga meningkat. BPK terpilih menjadi Ketua International Organization of Supreme Audit Institutions, INTOSAI periode 2028-2031, dan personil United Nations Board of Auditors periode 2026-2032," ujarnya dalam Pidato Kenegaraan di Sidang Tahunan MPR RI, Jumat (14/8/2026).

Selain itu, Prabowo juga melaporkan Komisi Yudisial pada Januari sampai Juni 2026 menerima 1.402 laporan masyarakat dan 622 permohonan pemantauan persidangan. Komisi Yudisial mengusulkan hukuman kepada 121 pengadil nan terbukti melanggar kode etik, termasuk 14 hukuman sedang dan 17 hukuman berat.

"Kita menjaga kemandirian hakim. Kita tingkatkan taraf hidup hakim. Tetapi kemandirian tidak berfaedah tanpa akuntabilitas hakim," katanya.

Terkait dengan perihal ini, menurut Prabowo, Pemerintah telah sukses meningkatkan renumerasi hakim. Untuk hakim-hakim nan paling yunior, penghasilan mereka telah naik 280%.

Dia pun bangga sekarang penghasilan pengadil kita berada di atas rata-rata ASEAN.

"Penghasilan Ketua Mahkamah Agung kita lebih tinggi dari penghasilan Ketua Mahkamah Agung Singapura," ujarnya.

(haa/haa) [Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya