ARTICLE AD BOX
Jakarta, CNBC Indonesia - Seorang pilot Amerika Serikat (AS) dilaporkan tewas di Papua. TNI menemukan jenazahnya di wilayah timur, Jumat (3/7/2026).
Mengutip laman AS, Associate Press (AP), pilot itu berjulukan Nicholas F. Goselin, nan bekerja untuk perusahaan penerbangan Indonesia, PT AMA. Perusahaan itu, menurut website resmi, kerap membawa makanan, bahan bakar, dan surat ke desa-desa terpencil di Papua.
Ia dilaporkan ditembak meninggal Kamis, tak lama setelah mendarat di landasan udara Ipdeheik di desa Balinggama, Kabupaten Yahukimo di Provinsi Papua Pegunungan. Awalnya, kontak dengan Goselin lenyap setelah melaporkan pendaratan pesawat.
Saat mengudara, pesawat tersebut membawa satu pilot dan tujuh penumpang. "Evakuasi melibatkan 10 personel Komando Operasi Habema ini dilakukan setelah pasukan mengamankan landasan udara terpencil dalam operasi cepat," kata Wakil Komandan Operasi Habema, Brigadir Jenderal TNI Riyanto.
Sementara itu, merujuk Reuters, ahli bicara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB), Sebby Sambom, mengatakan pihaknya bertanggungjawab atas pembunuhan sang pilot dan pembakaran pesawat. Ia mengatakan pesawat tersebut sering menjatuhkan personel militer Indonesia dan melanggar ultimatum TPNPB.
"Akan terjadi lebih banyak serangan jika Indonesia terus mengizinkan pesawat sipil memasuki area merah Papua nan dikuasai pemberontak," tulis Reuters memuat keterangan TPNPB.
Ia menegaskan peristiwa ini merupakan pesan kepada pemerintah Indonesia dan AS. Bahwa keduanya kandas mengatasi akar penyebab bentrok di Papua antara militer Indonesia dan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat.
Hingga buletin diturunkan, Kedutaan Besar AS di Jakarta tidak menanggapi permintaan komentar. PT AMA juga belum memberi konfirmasi.
Sebelumnya di Februari 2023, separatis di Papua menculik pilot Selandia Baru Phillip Mehrtens setelah dia mendaratkan pesawat komersial mini di wilayah pegunungan terpencil Nduga di Dataran Tinggi Papua. Ia akhirnya dibebaskan September 2024.
(sef/sef)
Addsource on Google

1 hari yang lalu
5








English (US) ·
Indonesian (ID) ·