PLN: Akan Ada Tambahan Kapasitas PLTS Pakai Baterai 4,6 GW di 2027

2 jam yang lalu 2
ARTICLE AD BOX

Jakarta, CNBC Indonesia - PT PLN (Persero) menargetkan penambahan kapabilitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) nan dilengkapi Battery Energy Storage System (BESS) sebesar 4,6 gigawatt (GW) pada 2027. Hal ini menjadi bagian dari percepatan program pembangunan 100 GW PLTS nan dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.

Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo mengatakan penggunaan BESS menjadi solusi atas keterbatasan jaringan transmisi dalam menyerap listrik nan dihasilkan PLTS.

"Apabila PLTS langsung disambung ke transmisi alias jaringannya milik PT PLN memang ada keterbatasan daya nan bisa diserap oleh sistem transmisi dari kelistrikan nan kita miliki. Tetapi begitu kita menggunakan baterai energy storage system dengan kapabilitas nan cukup besar maka di tahun 2027 ini bakal ada penambahan kapabilitas sekitar 4,6 gigawatt," ujar Darmawan dalam RDP berbareng Komisi XII DPR RI, Kamis (2/7/2026).

Darmawan mengatakan keterbatasan lahan nan sempat menjadi tantangan pada proyek-proyek sebelumnya sekarang telah diatasi dalam program Presiden Prabowo Subianto. Adapun, penyediaan lahan telah menjadi penugasan pemerintah.

Selain itu, pemanfaatan waduk juga dilakukan dengan koordinasi intensif berbareng Kementerian ATR/BPN dan Kementerian ESDM. Untuk wilayah Pulau Jawa, Kementerian ATR/BPN disebut telah mengusulkan lahan seluas 28.000 hektare nan kemudian disesuaikan (overlay) dengan peta jaringan transmisi dan gardu induk nan dimiliki.

"Dan dari 28.000 itu sekitar 8.500 hektar alias 8,5 gigawatt peak itu tanahnya lahan nan sudah diusulkan dari kementerian ATR BPN ini kemungkinan bisa segera digunakan untuk program ini," katanya.

Setidaknya, pengembangan PLTS berbasis baterai bakal dilakukan secara bertahap. Setelah penambahan 4,6 GW pada 2027, kapabilitas kembali meningkat sebesar 4,4 GW pada 2028, kemudian 2,7 GW pada 2029 melalui percepatan proyek dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL), dan bertambah lagi 2,4 GW pada 2030.

(ven/ven)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya