PM Kurdistan Irak Tuduh Iran Gelar Serangan Drone ke Kantornya, Teheran Buka Suara

1 jam yang lalu 3
PM Kurdistan Irak Tuduh Iran Gelar Serangan Drone ke Kantornya, Teheran Buka Suara PM Kurdistan Irak Masrour Barzani menuduh Iran menyerang kantornya dengan drone. Teheran membantah tuduhan tersebut dan menyinggung tudingan operasi 'false flag'.(AFP)

PERDANA Menteri Pemerintah Regional Kurdistan (KRG) Irak, Masrour Barzani, menuduh Iran melancarkan serangan pesawat nirawak (drone) nan menargetkan instansi pribadinya serta kediaman kepala badan intelijen Kurdistan, Parastin. Menanggapi tuduhan tersebut, pihak Teheran membantah keras dan mengisyaratkan kejadian itu kemungkinan merupakan operasi bendera tiruan (false flag).

Badan keamanan setempat mengonfirmasi tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Hingga saat ini, belum ada pihak nan menyatakan bertanggung jawab atas serangan tersebut.

"Berdasarkan info dan penyelidikan nan dilakukan Direktorat Penanggulangan Terorisme di Wilayah Kurdistan, telah dikonfirmasi bahwa instansi pribadi saya dan kediaman Presiden Badan Parastin hari ini menjadi sasaran serangan Iran menggunakan pesawat nirawak," kata Barzani dalam unggahannya di platform X.

Barzani mengecam keras kejadian tersebut dan menyatakannya sebagai "serangan asal-asalan dan tidak dapat diterima." Ia menilai tindakan tersebut merupakan "eskalasi serius dan ancaman langsung terhadap keamanan serta stabilitas kawasan."

Iran Bantah Serangan

Di sisi lain, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei, membantah tuduhan tersebut. Ia menyampaikan kepada instansi buletin negara IRNA bahwa laporan mengenai serangan terhadap instansi Barzani merupakan "perkembangan nan sangat mencurigakan" nan memerlukan kewaspadaan serta pencermatan secara hati-hati.

Sikap serupa disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, dalam unggahan terpisah di X. Ia mengecam serangan itu sekaligus mempertanyakan pihak nan berada di kembali tindakan tersebut.

"Tidak ada nan membenarkan serangan asal-asalan terhadap instansi PM Barzani," tulis Araghchi. "Teman-teman Kurdi kudu waspada terhadap strategi false-flag untuk menabur perselisihan antar tetangga."

Pemerintah Regional Kurdistan (KRG) nan berpusat di Erbil merupakan otoritas pemerintah di wilayah otonom Kurdistan Irak. KRG mempunyai struktur pemerintahan berdikari nan dilengkapi dengan presiden, parlemen, kabinet, serta pasukan keamanan sendiri nan dikenal sebagai Peshmerga. (CNN/Z-2)

Selengkapnya