BANTUAN AIR BERSIH: Warga Kampung Cikundul Hilir RW 04 Kelurahan Cikundul Kecamatan Lembursitu Kota Sukabumi mengantre support air bersih nan didistribusikan PMI dan Perumda Air Minum Tirta Bumi Wibawa.(Dok Istimewa)
PALANG Merah Indonesia (PMI) dan Perumda Air Minum Tirta Bumi Wibawa Kota Sukabumi, Jawa Barat, telah mendistribusikan nyaris puluhan ribu liter air bersih bagi masyarakat nan terdampak kekeringan akibat kemarau. Pendistribusiannya tersebar di beragam wilayah.
Staf Pelayanan PMI Kota Sukabumi, Dinar Mochamad, mengatakan hingga awal Agustus, setidaknya sudah terdistribusikan nyaris 60 ribu liter air bersih ke sejumlah wilayah terdampak kekeringan di Kota Sukabumi. Upaya kemanusiaan itu bakal terus dilaksanakan selama masyarakat tetap mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.
"PMI juga terus melakukan asesmen di wilayah-wilayah nan mulai terdampak kekeringan agar support dapat disalurkan secara sigap dan tepat," kata Dinar, Senin (3/8).
Upaya pendistribusian support air bersih merupakan respons terhadap info Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) nan memprakirakan musim kemarau tahun ini bakal mencapai puncaknya pada akhir Agustus tahun ini. Dampak kejadian El Nino diperkirakan tetap bakal memperpanjang periode kering dan meningkatkan potensi krisis air bersih di sejumlah daerah, termasuk Kota Sukabumi.
Teranyar, support pengedaran air bersih dilakukan kepada penduduk nan tinggal di Kampung Cikundul Hilir RW 04 Kelurahan Cikundul Kecamatan Lembursitu. Dampak kekeringan di wilayah itu mengakibatkan 340 kepala family alias sekitar 1.300 jiwa mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.
"Berdasarkan hasil asesmen, sedikitnya 340 kepala family alias sekitar 1.300 jiwa di Kampung Cikundul Hilir RW 04," tuturnya.
Selain mendistribusikan air bersih, relawan PMI juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai penggunaan air secara bijak dan menjaga kebersihan wadah penyimpanan air. Termasuk edukasi menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat untuk mencegah penyakit nan dapat muncul akibat terbatasnya akses air bersih.
"Selain distribusi, kami juga mengedukasi masyarakat agar menggunakan air secara irit selama musim tandus berlangsung," pungkas Dinar. (H-2)








English (US) ·
Indonesian (ID) ·