Jakarta, CNBC Indonesia - Jumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) semakin susut sampai dengan Semester I-2026. Menyebabkan total PNS menjadi nan paling rendah dalam 10 tahun terakhir.
Berdasarkan Buku Statistik ASN 2026 Semester I nan dirilis Badan Kepegawaian Negara (BKN) jumlah susunan PNS sekarang hanya tersisa 3,48 juta orang, alias berkurang 77.589 orang dibanding catatan pada 2025 nan sebanyak 3,55 juta orang.
Jumlah PNS itu pun melanjutkan konsistensi penurunan nan telah terjadi secara berturut dalam satu dasawarsa terakhir. Pada 2016, alias 10 tahun lalu, jumlah PNS tetap sebanyak 4,37 juta orang.
"Jumlah PNS terus menurun sejak 2016 dan mencapai titik terendah pada Juni 2026," dikutip dari laporan BKN terbaru itu, Kamis (13/8/2026).
Berkebalikan dengan jumlah PNS nan terus susut, susunan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) justru terus melonjak sejak rekrutmen pertama nan terjadi pada 2021 silam dengan jumlah 50.553 orang.
Per Juni 2026, jumlah PPPK sudah sebanyak 2,07 juta orang alias bertambah 35.198 orang dibanding catatan pada 2025 nan sudah sebanyak 2.040.965.
Jumlah itu pun belum termasuk susunan PPPK Paruh Waktu yag mulai diperkenalkan pada 2025 silam. Saat itu, jumlah PPPK Paruh Waktu sebanyak 947.421 orang, dan sekarang telah mencapai 1,22 juta orang.
"PPPK mengalami peningkatan signifikan sejak 2021 dan mencapai jumlah tertinggi pada Juni 2026. Selain itu, PPPK Paruh Waktu terus bertambah sejak pertama kali ditetapkan dan tercatat sebanyak 1.220.600 pegawai hingga Juni 2026," menurut catatan BKN.
Dengan catatan ini, secara keseluruhan ASN di Indonesia, nan terdiri dari PNS dan PPPK mencapai 6,77 juta orang hingga Semester I-2026, bertambah dari catatan pada 2025 silam nan sebanyak 6,54 juta orang.
Jumlah ini menjadi nan tertinggi dalam 10 tahun terakhir karena pada 2016 hanya sebanyak 4,37 juta orang.
"Kondisi ini menunjukkan bahwa pemenuhan kebutuhan ASN dalam lima tahun terakhir didominasi oleh PPPK, terutama dalam rangka penataan tenaga Non-ASN," berasas info BKN terbaru itu.
(arj/arj)
[Gambas:Video CNBC]

49 menit yang lalu
2








English (US) ·
Indonesian (ID) ·