Kapolda Kaltim, Irjen Endar Priantoro(MI/Ervan Masbanjar)
HINGGA sekarang Polda Kalimantan Timur (Kaltim) tengah menyelidiki sedikitnya delapan laporan peristiwa kejadian kebakaran rimba dan lahan (karhutla) di wilayah Kaltim, dan ada dugaan keterlibatan korporasi terhadap kejadian kebakaran tersebut.
Hal ini diungkapkan Kapolda Kaltim, Irjen Endar Priantoro, Senin (24/8) usai melepas 190 personel Pasukan II Brimob Korbrimob Polri nan diberangkatkan ke Kalimantan Barat (Kalbar), dibawah BKO Polda Kalbar guna membantu penanganan karhutla dalam Operasi Aman Nusa II.
“Penyelidikan tetap berjalan untuk memastikan pihak nan bertanggung jawab dalam kasus-kasus tersebut. Polisi juga belum menutup kemungkinan adanya keterlibatan korporasi. nan pasti, ada delapan laporan kondisi nan sudah ada tersangkanya mungkin, kelak saya pastikan dulu," tegas Endar.
Menurut dia, penanganan karhutla tidak hanya dilakukan melalui upaya pemadaman dan mitigasi, tetapi juga dengan penegakan norma terhadap pihak nan terbukti melakukan pembakaran lahan secara sengaja.
Langkah tersebut, jelasnya, diperlukan sebagai corak pengaruh jera sekaligus peringatan kepada masyarakat agar tidak lagi menggunakan langkah membakar untuk membuka lahan. Selain upaya mitigasi penanganan, pihaknya juga melakukan penindakan.
“Penindakan itu, adalah salah satu corak pengaruh deterrent kepada masyarakat dan pihak-pihak nan bertanggung jawab," tukas Kapolda.
Endar meminta, agar masyarakat tidak melakukan pembakaran untuk membuka lahan, terutama di tengah kondisi rawan karhutla nan terjadi di sejumlah wilayah.
"Saya juga dalam kesempatan ini minta tolong sampaikan kepada masyarakat bahwa tidak ada lagi pembakaran nan digunakan untuk membuka lahan," pintanya.
Dikatakannya, mengenai kemungkinan keterlibatan perusahaan dalam kasus Karhutla nan sedang ditangani pihaknya, hingga sekarang interogator tengah melakukan pendalaman apakah ada keterlibatan korporasi.
"Masih belum. Nanti kita bakal lihat apakah memang ada keterkaitan alias pertanggungjawaban bagian nan dikenal korporasi," ucapnya.
Hingga kini, katanya, ada delapan laporan Karhutla nan telah masuk tetap dalam proses penyelidikan. Polisi bakal menelusuri kebenaran di lapangan, termasuk mencari pihak nan dianggap bertanggung jawab andaikan ditemukan unsur pidana.
Sementara itu, tambahnya, sehubungan dengan pengiriman 190 personel Brimob ke Kalbar, ini menjadi bagian dari upaya memperkuat penanganan Karhutla di wilayah tersebut. Personel Pasukan II Brimob Korbrimob Polri diberangkatkan dari Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan, Balikpapan, untuk berasosiasi dalam Operasi Aman Nusa II penanganan Karhutla.
“Kami (Polda Kaltim) juga menekankan bahwa penanganan Karhutla kudu dilakukan secara terpadu, mulai dari pencegahan, pemadaman, hingga penegakan norma terhadap pelaku pembakaran lahan,” pungkas Kapolda.(EM/E-4)









English (US) ·
Indonesian (ID) ·