Selebritas internet (streamer) Muhammad Jannah namalain Bigmo (kiri) didampingi oleh Kuasa Hukumnya, Sangun Ragahdo, saat ditemui di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (10/8/2026).(ANTARA/Ilham Kausar.)
PENYIDIK Subdirektorat Pelayanan Perempuan dan Anak (Subdit PPA) Ditreskrimum Polda Metro Jaya mencecar selebritas internet (streamer) Muhammad Jannah namalain Bigmo dengan 40 pertanyaan. Pemeriksaan ini merupakan buntut dari kejuaraan masyarakat mengenai dugaan eksploitasi anak dalam konten siaran langsung (live streaming).
Kuasa Hukum Bigmo, Sangun Ragahdo, menjelaskan bahwa puluhan pertanyaan interogator berfokus pada kronologi siaran di area publik nan melibatkan anak di bawah umur, termasuk segmen penyebutan merek cairan rokok elektrik (liquid vape).
"Dalam pemeriksaan tersebut, Saudara Mo menyampaikan kronologi saat live streaming secara perincian serta menyerahkan bukti-bukti pendukung," kata Ragahdo di Markas Polda Metro Jaya, Senin (10/8).
Ragahdo menegaskan kliennya bersikap kooperatif, tidak defensif, dan mengakui adanya kekeliruan etika dalam tayangan tersebut. Namun, dia menjelaskan bahwa keterlibatan anak dalam siaran itu murni kejadian spontan.
"Kami tekankan Mo tidak melindungi dan mengakui kesalahannya. Namun, perlu dijelaskan bahwa seluruh kejadian berjalan secara spontan tanpa ada naskah (script) alias perencanaan awal," ujarnya.
Guna membantu proses klarifikasi, tim kuasa norma telah menyerahkan peralatan bukti berupa rekaman siaran langsung secara utuh beserta pengarsipan foto. Ragahdo menambahkan bahwa kebanyakan konten kliennya difokuskan untuk penonton dewasa dan telah disertai penanda pemisah usia (18+).
Pihak kuasa norma menyerahkan penuh proses penentuan status norma perkara ini kepada interogator Polda Metro Jaya dengan tetap memegang prinsip prasangka tak bersalah.
Sementara itu, Bigmo secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada publik atas kegaduhan nan dipicu oleh kontennya. Ia berjanji bakal melakukan pertimbangan total terhadap materi siarannya ke depan.
"Saya minta maaf atas kegaduhan nan saya buat. Ini jadi pelajaran berbobot buat saya ke depannya untuk membikin konten nan lebih positif, bermanfaat, menghibur, dan mengedukasi," kata Bigmo.
(Ant/P-4)









English (US) ·
Indonesian (ID) ·