ARTICLE AD BOX
Polda Metro Jaya belum mengumumkan tersangka dalam investigasi campuran tiga perkara dugaan korupsi nan sekarang tengah diusut.
Barang bukti emas batangan hingga dolar AS ditampilkan saat konvensi pers perkembangan investigasi kasus dugaan tindak pidana korupsi, gratifikasi, dan/atau tindak pidana pencucian duit di Gedung Promoter Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (10/7/2026). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Polda Metro Jaya belum mengumumkan tersangka dalam investigasi campuran tiga perkara dugaan korupsi nan sekarang tengah diusut berbareng Kortastipidkor Polri. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Penyidik tetap mendalami seluruh perangkat bukti agar penanganan perkara dilakukan secara menyeluruh. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan, pengumuman tersangka bakal dilakukan setelah proses pendalaman selesai. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
"Kami bakal menyampaikan untuk tersangka di dalam perkara ini di tahap berikutnya. Saat sekarang teman-teman interogator tetap melakukan pendalaman. Kita sama-sama menghormati, memberi ruang kepada teman-teman interogator untuk menyelesaikan tugasnya secara komprehensif dan paripurna," kata Budi di Polda Metro Jaya. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Sebelumnya, Kortastipidkor Polri memamerkan hasil sitaan berupa 74 kilogram emas batangan, duit tunai dalam mata duit rupiah, dolar Amerika Serikat, dolar Singapura, hingga bingkai foto family nan diperoleh dari penggeledahan dalam tiga perkara dugaan korupsi. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Tiga perkara nan sedang diusut meliputi dugaan korupsi pengadaan batu bara PT PLN nan diduga berangkaian dengan peristiwa blackout di Sumatera, dugaan korupsi PT Asabri periode 2020-2025, serta dugaan korupsi penyelesaian utang PT CBS kepada PT Krakatau National Resources (KNI). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
source on Google

1 jam yang lalu
2







English (US) ·
Indonesian (ID) ·