Sosok Natalie Harp sekarang menjadi pembicaraan di media Amerika Serikat (AS). Ia sangat protektif dan mengatur semua akses info Presiden AS Donald Trump
Sosok Natalie Harp sekarang menjadi pembicaraan di media Amerika Serikat (AS). CNN International apalagi menulis tulisan unik tentang dirinya. Harp disebut sebagai sosok nan makin dekat dengan Presiden Donald Trump. Ia muncul pertama kali di Oktober 2023, saat dijadwalkan datang ke pengadilan di New York untuk menghadapi masalah norma Trump waktu itu. (REUTERS/Evan Vucci)
Natalie Harp sendiri merupakan mantan pembawa aktivitas televisi sayap kanan. Ia mulai bekerja untuk Trump setelah menganggap sang Presiden telah menyelamatkan hidupnya. (REUTERS/Evan Vucci)
Sejak itu, Harp menjadi salah satu penghubung utama antara presiden dan bumi luar. Ia menyampaikan pesan dari para sekutu Trump, mengatur pertemuan, mengetik unggahan di Truth Social, serta membawa cetakan artikel-artikel nan memuji Trump, sembari terus berada di dekat sang presiden nyaris sepanjang waktu. (REUTERS/Evan Vucci)
Perempuan berumur 35 tahun itu juga sangat protektif terhadap Trump dan pernah mengatakan kepada orang lain bahwa dirinya hanya melapor kepada Trump. Sikap tersebut membikin staf lain nan bekerja dalam struktur jenjang Gedung Putih merasa terganggu. (REUTERS/Daniel Heuer)
Di lingkaran Trump, sejumlah sekutu dan penasihat secara pribadi menduga bahwa Harp merupakan orang nan bertanggung jawab atas unggahan tersebut. Pasalnya, dia termasuk salah satu dari sedikit ajudan nan mempunyai akses ke akun Truth Social Trump. (REUTERS/Kylie Cooper)
Kedekatannya dengan Trump sekarang menjadi dinamika sendiri di Gedung Putih. Cara Harp bekerja telah membikin sejumlah pejabat senior tidak nyaman dan beberapa kali memicu upaya untuk menjauhkannya dari lingkaran dalam Presiden. (REUTERS/Evan Vucci)
Hubungan Harp dengan Trump kembali menjadi sorotan pekan ini setelah Senator Demokrat Jon Ossoff menyebut namanya dalam pidato nan sekarang viral dan menyerang Trump. Senator asal Georgia tersebut menyindir perjalanan presiden nan "bersama Natalie di istana terbang mereka nan tampaknya tidak mempunyai perlindungan, bingkisan dari Emir Qatar". (REUTERS/Ken Cedeno)

12 jam yang lalu
4








English (US) ·
Indonesian (ID) ·