ARTICLE AD BOX
Kebakaran rimba di Yunani utara menewaskan dua orang dan memaksa pemindahan penduduk setelah api sigap meluas ke permukiman
Jenazah korban kebakaran rimba terbaring tertutup kain di samping sebuah mobil nan gosong terbakar di dekat Desa Liti, Thessaloniki, Yunani, Selasa (30/6/2026). Kebakaran nan bermulai dari semak-semak pada Selasa sore itu dengan sigap meluas akibat tiupan angin kencang hingga melalap area permukiman berhutan, menewaskan dua orang dan menghancurkan sedikitnya satu rumah. (REUTERS/Alexandros Avramidis)
Menurut laporan media setempat, kobaran api menyebar hingga melalap rumah-rumah di dekat Desa Liti, sekitar 25 kilometer dari Kota Thessaloniki. Kondisi angin nan kuat membikin proses pemadaman menjadi lebih susah dan mempercepat penyebaran api ke area permukiman. (REUTERS/Alexandros Avramidis)
Dinas pemadam kebakaran menyatakan seorang laki-laki ditemukan meninggal bumi di dekat letak saat petugas berupaya memadamkan api. Sementara itu, satu korban lainnya ditemukan tewas di dalam rumah nan terbakar. Seorang wanita nan mengalami luka bakar sukses diselamatkan dari area nan sama dan segera mendapat penanganan medis. (REUTERS/Alexandros Avramidis)
Menyusul kebakaran tersebut, pihak berkuasa mengeluarkan perintah pemindahan bagi penduduk di permukiman terdampak. Penduduk diminta meninggalkan rumah mereka dan mengungsi ke lapangan bermain terdekat sebagai langkah antisipasi demi keselamatan. (REUTERS/Alexandros Avramidis)
Yunani berbareng sejumlah negara di area Mediterania diketahui menjadi wilayah nan rentan terhadap kebakaran hutan. Para intelektual menilai perubahan suasana nan menyebabkan cuaca semakin panas dan kering telah meningkatkan akibat serta memperparah kebakaran hutan, terutama selama musim panas. (REUTERS/Alexandros Avramidis)
source on Google

1 jam yang lalu
2








English (US) ·
Indonesian (ID) ·