Hujan lebat tak henti nan menerjang wilayah timur Jepang sejak Kamis hingga Jumat awal hari langsung merenggut tiga korban jiwa, Jumat (14/8/2026).
Hujan lebat tak henti nan menerjang wilayah timur Jepang sejak Kamis hingga Jumat awal hari langsung merenggut tiga korban jiwa, Jumat (14/8/2026). Bencana hidrometeorologi parah ini memaksa Badan Meteorologi Jepang menetapkan status ancaman tertinggi Level 5 untuk area Prefektur Chiba. (via REUTERS/KYODO)
Genangan air tinggi membendung seluruh jaringan jalan raya utama dan melumpuhkan aktivitas ribuan masyarakat sipil. Pemerintah Kota Chiba berbareng Ichikawa langsung menerbitkan imbauan darurat agar penduduk segera menyelamatkan diri ke tempat aman. (REUTERS/Issei Kato)
Ancaman tanah longsor berskala besar sekarang membayangi area pemukiman padat di Chiba maupun Ichihara. Penumpukan massa udara panas berkelembapan tinggi nan menghantam udara dingin di atmosfer atas menjadi pemicu utama kekacauan cuaca ini. (REUTERS/Issei Kato)
Otoritas Penanggulangan Kebakaran dan Bencana mencatat petunjuk pemindahan mendesak telah menyasar lebih dari 400.000 jiwa di Chiba dan Ibaraki. Sementara itu, ancaman banjir di wilayah Saitama dilaporkan mulai menyurut sehingga status siaga setempat resmi dicabut. (via REUTERS/KYODO)

44 menit yang lalu
1








English (US) ·
Indonesian (ID) ·