Potret Terbaru Amukan Ukraina di Rusia, Semua Dibuat Gelap Gulita

2 jam yang lalu 1
ARTICLE AD BOX

Serangan drone Ukraina picu pemadaman listrik luas di Krimea. Trem berakhir beraksi dan pasokan BBM terganggu usai akomodasi daya diserang.

Bangunan-bangunan perumahan di malam hari selama pemadaman listrik sementara, nan menurut pihak berkuasa setempat disebabkan oleh gangguan teknologi pada jaringan daya semenanjung, di tengah bentrok Rusia-Ukraina di kota resor Laut Hitam Yevpator

Krimea nan diduduki Rusia mengalami pemadaman listrik luas setelah serangkaian serangan drone Ukraina nan menyasar prasarana strategis di semenanjung tersebut. Dikutip NV (The New Voice of Ukraine) Selasa (23/6/2026), gangguan listrik dilaporkan terjadi di sejumlah wilayah, termasuk Yevpatoria, Krasnoperekopsk, Saky, dan Dzhankoi, sementara jasa trem di Yevpatoria terpaksa dihentikan akibat padamnya pasokan listrik. (REUTERS/Alexey Pavlishak)

Krimea nan diduduki Rusia mengalami pemadaman listrik luas setelah serangkaian serangan drone Ukraina nan menyasar prasarana strategis di semenanjung tersebut.

Otoritas nan ditunjuk Kremlin menyatakan listrik bakal dipulihkan dalam waktu 24 jam dan menyebut gangguan tersebut disebabkan oleh "kerusakan teknis". Namun, Rusia tidak secara langsung mengakui kemungkinan akibat serangan Ukraina terhadap jaringan logistik dan akomodasi bahan bakar nan menjadi sasaran dalam beberapa hari terakhir. (Tangkapan Layar Video Reuters/)

Bangunan-bangunan perumahan di malam hari selama pemadaman listrik sementara, nan menurut pihak berkuasa setempat disebabkan oleh gangguan teknologi pada jaringan daya semenanjung, di tengah bentrok Rusia-Ukraina di kota resor Laut Hitam Yevpatoriya, Krimea, 23 Juni 2026.

Menurut laporan sumber NV, serangan drone Ukraina pada malam 22 Juni menghancurkan sejumlah sistem pertahanan udara Rusia, stasiun radar, serta beberapa drone berbobot tinggi di dekat Kerch. Warga setempat melaporkan terdengar ledakan dan aktivitas intens sistem pertahanan udara di beragam wilayah Krimea selama serangan berlangsung. (REUTERS/Alexey Pavlishak)

Krimea nan diduduki Rusia mengalami pemadaman listrik luas setelah serangkaian serangan drone Ukraina nan menyasar prasarana strategis di semenanjung tersebut.

Selain itu, sejumlah sasaran strategis dilaporkan terkena serangan, termasuk Pembangkit Listrik Tenaga Panas Tavriisk, gedung jasa perbatasan FSB di Armyansk, dan depot bahan bakar di Feodosia. Serangan ini terjadi hanya sehari setelah kebakaran besar melanda terminal bahan bakar di pelabuhan perikanan laut Kerch akibat serangan pesawat nirawak pada malam 21 Juni. (Tangkapan Layar Video Reuters/)

Bangunan-bangunan perumahan di malam hari selama pemadaman listrik sementara, nan menurut pihak berkuasa setempat disebabkan oleh gangguan teknologi pada jaringan daya semenanjung, di tengah bentrok Rusia-Ukraina di kota resor Laut Hitam Yevpatoriya, Krimea, 23 Juni 2026.

Pasca-insiden tersebut, otoritas pendudukan Rusia menghentikan sementara penjualan bahan bakar di sejumlah SPBU di Kerch. Staf Umum Ukraina kemudian mengonfirmasi bahwa Pasukan Pertahanan Ukraina telah menyerang terminal minyak di Kerch serta Pelabuhan Kavkaz di Rusia pada malam nan sama. Ukraina juga menyatakan telah menyerang kilang minyak Tyumen nan berjarak sekitar 2.000 kilometer dari perbatasannya pada 20 Juni. (REUTERS/Alexey Pavlishak)

Bangunan-bangunan perumahan di malam hari selama pemadaman listrik sementara, nan menurut pihak berkuasa setempat disebabkan oleh gangguan teknologi pada jaringan daya semenanjung, di tengah bentrok Rusia-Ukraina di kota resor Laut Hitam Yevpatoriya, Krimea, 23 Juni 2026.

Komandan Pasukan Sistem Tak Berawak Ukraina, Robert Brovdi, merilis rekaman nan diklaim menunjukkan serangan terhadap tangki bahan bakar di terminal minyak Kerch. Melalui Telegram, dia meminta maaf kepada penduduk di wilayah pendudukan atas akibat serangan, termasuk peringatan udara, penutupan jalan, pemadaman listrik, dan tekanan psikologis, serta mengimbau mereka menjauhi akomodasi militer dan letak penyimpanan bahan mudah terbakar. (REUTERS/Alexey Pavlishak)

Add logo_svg as a preferred
source on Google
Selengkapnya