PPPK Guru Bakal Jadi Pegawai Pusat, Pemerintah Jamin Fiskal Tetap Aman

11 jam yang lalu 6
PPPK Guru Bakal Jadi Pegawai Pusat, Pemerintah Jamin Fiskal Tetap Aman Menkeu Purbaya(MI/Naufal Zuhdi)

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pengalihan status kepegawaian Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) nan berprofesi sebagai pembimbing menjadi pegawai pemerintah pusat tidak mengganggu keberlanjutan fiskal. Pihaknya sudah menyiapkan anggaran untuk kebijakan tersebut.

"Jadi, kita sudah hitung semua, dan ini bisa dilakukan tanpa membahayakan sustainabilitas dari fiskal," kata Purbaya dalam konvensi pers di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (18/8).

Ia juga menjamin dengan adanya kebijakan ini, sasaran defisit dalam RAPBN 2027 bakal tetap dijaga 2,40 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) alias senilai Rp671,2 triliun.

"Berdasarkan hasil rapat tadi, kami juga sudah melakukan simulasi untuk anggaran tahun ini dan tahun-tahun berikutnya. Jadi, langkah-langkah ini diambil tanpa membahayakan kondisi fiskal kita tahun 2027 nan bakal tetap dijaga di 2,4 persen defisitnya," jelas dia.

Adapun Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menjelaskan, kebijakan pengalihan status PPPK itu merupakan kesepakatan dalam rapat antara jejeran pemerintah dengan DPR RI.

"Kami menyepakati bersama-sama bahwa status kepegawaian bakal dipindahkan menjadi pegawai pusat alias pegawai pemerintah pusat," kata Prasetyo.

Dalam perihal itu, dia mengatakan bahwa guru-guru nan berstatus sebagai PPPK paruh waktu bakal diangkat menjadi PPPK penuh waktu. Kemudian para pembimbing nan sekarang berstatus sebagai PPPK penuh waktu, mempunyai kesempatan untuk mengikuti seleksi untuk menjadi PNS pada 2027.

Menurut dia, pemerintah pun terus melakukan sinkronisasi info mengenai kepegawaian pembimbing dengan beragam status tersebut. Dia mengatakan bahwa penyelesaian masalah kepegawaian pembimbing itu tidak bisa berdiri sendiri, lantaran beragam aspek kudu dihitung.

Selain ke DPR RI, menurut dia, pemerintah pusat juga kerap menerima aspirasi dari kalangan asosiasi guru. "Kami berkomitmen untuk terus berupaya mencari jalan keluar secepat-cepatnya," kata dia. (Ant/P-3)

Selengkapnya