Prabowo Bidik PDB Indonesia Rp 27.987 Triliun pada RAPBN 2027

54 menit yang lalu 2

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan di RAPBN 2027, Indonesia mengasumsikan besar PDB mencapai Rp 27.987 triliun. Jika pembiayaan sebesar Rp 671,2 triliun, maka defisit APBN sebesar 2,40% terhadap PDB.

Prabowo menyadari bahwa jika PDB kita lebih besar, maka defisit kita lebih kecil.

"Di RAPBN 2027, kita mengasumsikan besar PDB kita mencapai Rp 27.987 triliun," kata Prabowo, dalam Rangka Penyampaian RUU APBN 2027 dan Nota Keuangan, Jumat (14/8/2026).

Adapun, dalam dugaan makro APBN 2026, PDB RI di kisaran Rp25.714 triliun dengan defisit 2,68%. Dengan demikian, sasaran pertumbuhannya mencapai 8.83% pada tahun depan.

Untuk memperkuat dugaan ini, dia meminta agar masyarakat Indonesia ikut serata dalam Sensus Ekonomi 2026. Dia pun meminta agar semua masyarakat mengisi dengan jujur dan seksama.

Pasalnya, info nan dikumpulkan BPS dari sensus ekonomi tidak bakal digunakan untuk mengejar kekayaan alias pendapatan pribadi nan dilaporkan. Melainkan, untuk keperluan penyusunan anggaran dan kebijakan pemerintah.

"Data dari sensus ekonomi bakal digunakan untuk kita bisa lebih tepat menyusun kebijakan dan anggaran," ujarnya.

Selain itu, pembaharuan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional alias DTSEN juga bakal kita lakukan dari hasil sensus ekonomi tahun 2026 ini.

"Karena itu sensus ekonomi ini sangat penting," tegasnya.

(haa/haa) [Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya