Prabowo: Indonesia Bangsa Besar, Layak Lolos Piala Dunia 2030

56 menit yang lalu 3

Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyebut Timnas Indonesia layak lolos ke Piala Dunia 2030.

Ucapan tersebut disampaikan dalam pembukaan Kongres Biasa PSSI 2026. Lewat pidato nan dibacakan oleh Ketua PSSI Erick Thohir lantaran Prabowo berhalangan hadir, Prabowo menilai Indonesia layak lolos ke Piala Dunia. Ia juga berjanji pemerintah bakal memberikan support penuh.

"Saudara-saudara sekalian, Indonesia adalah bangsa nan besar dan kudu punya cita-cita besar serta punya kemauan mewujudkannya. Saya memandang Indonesia layak tampil di Piala Dunia 2030."

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Bukan perihal nan mudah tapi kita kudu berupaya semaksimal mungkin, pemerintah bakal mendukung PSSI dan Timnas Indonesia. Kita kudu bisa berprestasi dengan disiplin kerja keras dan persatuan," tutur Prabowo dalam sambutan tersebut.

Lebih lanjut, Prabowo menilai sepak bola bukan hanya sekadar pertandingan 90 menit di lapangan. Ada nilai-nilai nan lebih dari itu.

"Sepak bola punya makna besar dari sekadar pertandingan. Tidak ada kemenangan tanpa disiplin, tidak ada prestasi tanpa pengorbanan, tidak ada kejayaan tanpa kerjasama. Nilai itulah fondasi kemajuan sebuah bangsa."

"Karena itu membangun sepak bola adalah membangun karakter bangsa. Sepak bola juga mengajarkan kepentingan tim kudu di atas kepentingan pribadi. Semangat inilah nan kudu dirawat bangsa Indonesia," ucap Prabowo.

Prabowo lampau mengingatkan bahwa Timnas Indonesia bisa menyatukan suporter di berbagi wilayah di Indonesia lewat bendera Merah Putih dan Indonesia Raya.

"Ada satu perihal nan membikin kita bangga ketika bendera merah putih bisa menyatukan bangsa Indonesia. nan ada hanyalah satu identitas Indonesia."

"Pemain menyanyikan Indonesia Raya dan membawa nama Garuda semakin tinggi. Di situlah sepak bola bukan sekadar olahraga, sepak bola adalah kekuatan nan menyatukan bangsa dan tanah air," ujar Prabowo.

[Gambas:Video CNN]

(ikw/ptr)

Selengkapnya