Pramono Respons Isu Intimidasi Wartawan di TPA Ilegal Cilincing

37 menit yang lalu 2
Pramono Respons Isu Intimidasi Wartawan di TPA Ilegal Cilincing Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo (kiri)( ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/rwa.)

GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung memastikan awak media nan melakukan peliputan di letak pengolahan sampah ilegal, bakal mendapat pendampingan aparat. Itu disampaikan setelah muncul rumor adanya intimidasi terhadap sejumlah wartawan nan meliput persoalan tempat pengolahan sampah terlarangan di Cilincing, Jakarta Utara.

“Kalau memang mau ke sana perlu didampingin sama Satpol PP alias abdi negara penegak hukum, kami bakal lakukan pendampingan,” kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Rabu (12/8).

Menurut Pramono, peliputan media diperlukan untuk memastikan proses pembenahan pengelolaan sampah melangkah secara terbuka. Ia mengaku mengikuti pemberitaan mengenai kondisi di lapangan melalui tayangan televisi.

“Kebetulan saya nonton,” ujarnya.

Pramono menegaskan Pemprov DKI tidak bakal membiarkan proses pembenahan sampah terganggu oleh intimidasi terhadap pihak nan menjalankan kegunaan jurnalistik. Ia juga menyebut penanganan sampah terlarangan bakal dilakukan secara tegas melalui perangkat pemerintah dan abdi negara penegak hukum.

Pramono memastikan kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya membangun sistem pengelolaan sampah nan lebih transparan dan tertib. (H-4)

Selengkapnya