ARTICLE AD BOX
Jakarta, CNN Indonesia --
Prancis bakal berjumpa Swedia pada babak 32 besar Piala Dunia 2026. Les Bleus nampak lebih dominan, tapi skuad Blågult bisa beri kejutan.
Duel di Stadion New York Now Jersey, AS pada Rabu (1/7) pukul 04.00 WIB itu jadi pertemuan raksasa versus tim potensial di Eropa. Untuk sementara, Prancis diunggulkan sebagai pemenang laga.
Prancis melenggang ke Gempita Bola Dunia 2026 dengan kedigdayaan. Status unggulan otomatis melekat pada tim didikan Didier Deschamps sebagai juara jenis 2018 dan finalis pada jilid sebelumnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Stigma tim juara Piala Dunia lampau babak belur setelahnya tak bertindak bagi Kylian Mbappe dan kawan-kawan. Superioritas tetap ditunjukkan dengan goresan sempurna di babak penyisihan. Tiga kemenangan beruntun jadi bukti kekuatan.
Dari tiga kemenangan itu pula, tim berlogo Ayam Jantan tersebut tercatat sebagai salah satu tim paling produktif di babak penyisihan. Bersama Belanda dan Jerman, Prancis menelurkan 10 gol.
Dua bomber andalan, Kylian Mbappe dan Ousmane Dembele jadi produsen paling giat dengan masing-masing empat gol. Sedangkan dua sisanya dipersembahkan oleh Bradley Barcola dan Désiré Doué.
Seluruh pencetak gol untuk Prancis berstatus pemain depan. Ini jadi bukti jelas lini serang dua kali juara bumi tersebut bukan sembarangan.
Situasi ini layak bagi Swedia untuk jadi kewaspadaan. Sebab disamping mencetak tujuh gol, tim gubahan Graham Potter itu juga banyak kebobolan (7 kali). Dengan selalu kebobolan di babak penyisihan, wakil Eropa utara perlu pertimbangan menyeluruh di sektor pertahanan.
Pakem tiga bek tengah mesti ekstra solid dengan ditopang oleh dua bek sayap. Bisa dipastikan barisan ini digempur habis-habisan oleh penyerang kubu Prancis.
Sebab Les Bleus diperkirakan bakal mengandalkan trisula seperti biasa. Doué di kiri, Dembélé di kanan, dan Mbappé di tengah. Metronom aliran bola bakal dikendalikan Michael Olise.
Maka wajar jika Swedia bakal bermain pragmatis dan serangan kembali jadi langkah realistis. Namun akankah Viktor Gyökeres dan kawan-kawan bisa memetik hasil manis?
Add
as a preferred source on Google

1 jam yang lalu
2









English (US) ·
Indonesian (ID) ·