ARTICLE AD BOX
Jakarta, CNN Indonesia --
Prancis tidak pernah merasakan bermain dalam kondisi tertinggal di Piala Dunia 2026. Mereka selalu unggul lebih dulu.
Les Bleus betul-betul memperagakan permainan nan solid. Hal itulah nan membikin mereka tidak pernah berada dalam kondisi tertinggal sejauh ini.
Di laga pertama, Prancis menang 3-1 atas Senegal. Gol Senegal baru dicetak Ibrahim Mbaye di menit kelima masa injury time babak kedua saat Prancis sedang unggul 2-0. Prancis akhirnya menang 3-1 di laga tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada laga kedua, Prancis menang telak 3-0 atas Irak. Otomatis Prancis tidak pernah merasakan dalam kondisi tertinggal.
Sedangkan di laga musuh Norwegia, Prancis sempat kebobolan oleh Thelo Aasgaaard. Momen itu juga terjadi saat mereka unggul 2-0. Laga akhirnya dimenangkan oleh Prancis dengan skor 4-1.
Di babak knock out, Prancis mencatat clean sheet kembali, baik saat menang atas Swedia (3-0) maupun ketika unggul musuh Paraguay (1-0). Catatan itu membikin Prancis belum pernah merasakan bermain dalam kondisi tertinggal.
Sebaliknya, Maroko sudah dua kali merasakan bermain dalam kondisi tertinggal. Hal itu juga turut memupuk mental bertanding mereka di Piala Dunia.
Momen pertama terjadi ketika Maroko vs Haiti. Maroko dikejutkan oleh gol awal Haiti di menit ke-10 nan dicatat sebagai gol bunuh diri Bono. Di laga ini, Maroko menang 4-2.
Momen kedua ada pada saat Maroko vs Belanda. Maroko tertinggal 0-1 dan baru bisa menyamakan kedudukan di masa injury time lewat Issa Diop. Maroko akhirnya menang adu penalti di laga tersebut.
(ptr/sry)
Add
as a preferred source on Google

1 jam yang lalu
2








English (US) ·
Indonesian (ID) ·