Presiden AS Donald Trump Umumkan Perang Ekonomi Total Lawan Iran

15 jam yang lalu 3
Presiden AS Donald Trump Umumkan Perang Ekonomi Total Lawan Iran Presiden AS Donald Trump.(Anadolu Agency/Binnur Ege Gürün Koçak)

PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump secara resmi mengumumkan peluncuran operasi ekonomi berskala masif nan ditujukan untuk mengisolasi Iran secara total dari sistem global. Langkah ini disebut sebagai operasi ekonomi paling menghancurkan nan pernah dilakukan terhadap negara mana pun dalam sejarah kebijakan luar negeri AS.

Melalui platform Truth Social pada Rabu (19/8), Trump menegaskan bahwa kampanye ini merupakan respons atas kegagalan Republik Islam Iran dalam memanfaatkan kesempatan kesepakatan nan sebelumnya ditawarkan. Ia menyebut langkah ini sebagai "perang ekonomi" dengan skala nan belum pernah terjadi sebelumnya.

Trump menyatakan bahwa Washington bakal memutus seluruh jalur finansial dan perdagangan nan menjadi penyokong ekonomi Teheran. Fokus utama dari operasi ini mencakup penghentian total terhadap beragam aktivitas terlarangan dan strategis nan selama ini membantu ketahanan ekonomi Iran.

Berikut adalah daftar aktivitas dan sektor nan menjadi sasaran utama dalam pengumuman tersebut:

Sektor Target Aktivitas Spesifik
Energi & Logistik Penyelundupan minyak dan registrasi kapal.
Keuangan Fasilitas pertukaran keuangan, transfer duit tunai, dan tempat penukaran mata uang.
Korporasi Perusahaan kedok (front companies).
Infrastruktur Lembaga keuangan, bandara, dan entitas pemerintah nan membantu Iran.

Peringatan bagi Sekutu dan Pihak Ketiga

Dalam pernyataannya, Trump memberikan peringatan keras kepada negara mana pun nan tetap menjalin kerja sama alias memberikan support kepada Iran. Ia menegaskan bahwa entitas pemerintah maupun swasta nan mengizinkan akomodasi mereka digunakan oleh Iran bakal menghadapi akibat ekonomi nan sangat besar dari Amerika Serikat.

“Kita memerlukan seluruh sekutu kita untuk berdiri berbareng Amerika Serikat guna mengisolasi dan mengalahkan ancaman Iran,” ujar Trump, nan melabeli kampanye ini sebagai "D-Day ekonomi".

Klaim Kerusakan Militer dan Mata Uang

Selain tekanan ekonomi, Trump menyatakan bahwa kekuatan militer Iran saat ini sudah berada dalam kondisi lumpuh. Ia menyebut angkatan laut Iran sudah tidak ada, angkatan udara hancur, dan akomodasi manufaktur militer mereka telah menjadi puing-puing.

Dari sisi moneter, Trump menggambarkan mata duit Iran sekarang sudah tidak bernilai, nan menempatkan negara tersebut di periode kehancuran total. Di akhir pernyataannya, Trump kembali menegaskan komitmen AS bahwa Iran tidak bakal pernah diizinkan untuk mempunyai senjata nuklir. (Anadolu/Ant/I-1)

Selengkapnya