Presiden Prabowo Tinjau Karhutla di Kubu Raya Kalimantan Barat

1 jam yang lalu 2
Presiden Prabowo Tinjau Karhutla di Kubu Raya Kalimantan Barat Presiden Prabowo tinjau langsung karhutla di Kubu Raya Kalbar.(Tangkapan Layar/Metro TV)

PRESIDEN Prabowo Subianto melakukan peninjauan langsung ke letak kebakaran rimba dan lahan (karhutla) di Desa Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, pada Sabtu (22/8). Langkah ini diambil guna memastikan penanganan di lapangan melangkah efektif dan terkoordinasi.

Peninjauan lapangan tersebut dilakukan sesaat setelah Presiden memimpin rapat koordinasi penanganan karhutla. Rapat tersebut melibatkan ketua kementerian/lembaga serta pemerintah wilayah guna membedah kondisi terkini dan tantangan pemadaman di wilayah Kalimantan Barat.

Pantauan Lapangan dan Dialog dengan Petugas

Berdasarkan siaran langsung Sekretariat Presiden, Presiden Prabowo tampak melangkah menyisir area nan tetap diselimuti asap tipis. Ia meninjau langsung beberapa titik api nan telah sukses dipadamkan oleh tim gabungan.

Di lokasi, Presiden juga menyempatkan diri menyapa dan berbincang singkat dengan para petugas nan tetap berjibaku memadamkan sisa-sisa api. Presiden memberikan apresiasi sekaligus menanyakan hambatan teknis nan dihadapi personel di garda terdepan.

Daftar Pejabat Pendamping Peninjauan:

  • Prasetyo Hadi (Menteri Sekretaris Negara)
  • Tito Karnavian (Menteri Dalam Negeri)
  • Jenderal TNI Agus Subiyanto (Panglima TNI)
  • Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo (Kapolri)
  • Mayor Teddy Indra Wijaya (Sekretaris Kabinet)

Instruksi Tegas Presiden

Dalam rapat sebelumnya, Presiden Prabowo meminta seluruh jejeran mengenai untuk memaparkan info dan kondisi nyata di lapangan tanpa ada nan ditutupi. Hal ini bermaksud agar langkah penanganan nan diambil sesuai dengan situasi aktual di Kalimantan Barat.

Rapat koordinasi tersebut dihadiri oleh delapan ketua kementerian/lembaga pusat serta 10 ketua pemerintah daerah, nan terdiri dari unsur Gubernur, Kapolda, Pangdam, Basarnas, BMKG, hingga perwakilan BNPB daerah.

Presiden menekankan tiga poin utama dalam arahannya:

  1. Kecepatan Respons: Penanganan kudu dilakukan secara sigap dan terkoordinasi antarinstansi.
  2. Ketegasan Aturan: Pemerintah wilayah diminta tegas dalam menerapkan patokan norma mengenai pembakaran rimba di wilayah masing-masing.
  3. Penguatan Pencegahan: Menekankan langkah preventif agar siklus kebakaran rimba dan lahan tidak terus berulang setiap tahunnya.
  • Pemadaman sisa api
  • Penerapan patokan daerah
  • Langkah preventif berkelanjutan
Aspek Penanganan Detail Arahan Presiden
Lokasi Prioritas Desa Limbung, Kubu Raya, Kalimantan Barat
Metode Kerja Orientasi lapangan dan koordinasi lintas sektoral
Fokus Utama

Presiden berambisi dengan turunnya seluruh kekuatan kementerian dan lembaga teknis, titik panas (hotspot) di Kalimantan Barat dapat segera terkendali sehingga akibat asap tidak merugikan kesehatan masyarakat dan aktivitas ekonomi daerah. (Ant/I-1)

Selengkapnya