Purbaya Bilang Kebijakan Pembatasan Pertalite Dimulai Akhir 2026

1 jam yang lalu 3

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan kebijakan pembatasan pembelian bahan bakar minyak (BBM) Pertalite oleh kalangan menengah atas bakal dilakukan pada akhir tahun ini.

Dia menegaskan masyarakat dari kalangan ekonomi atas alias desil 9 dan 10 ataupun berasas pengelompokkan jenis mobilnya berpotensi tidak lagi dibolehkan membeli BBM subsidi, Pertalite.

Purbaya mengatakan kemungkinan besar pelaksanaannya bakal dilakukan pada akhir tahun. Saat ini, menurutnya, kebijakan tersebut tetap dibahas.

"Masih didiskusikan-masih didiskusikan. Sebelum tahun depan mungkin kita implementasikan," tegasnya, di instansi Kementerian Keuangan, dikutip Rabu, (12/8/2026).

Adapun, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan langkah pembatasan ini sejalan dengan pengarahan Presiden Prabowo Subianto nan menginginkan agar BBM subsidi betul-betul dinikmati oleh masyarakat nan berhak.

Menurutnya, masyarakat dengan keahlian ekonomi tinggi tidak semestinya menikmati subsidi pemerintah. Kenyataannya, saat ini, tetap ada golongan kaya nan menikmati BBM subsidi.

"Selama ini kan kita tahu teman-teman, sebagian subsidi tidak tepat sasaran. Masa orang kaya kudu kita subsidi, contoh Pertalite, desil 9, desil 10 tetap kena, tetap dapat subsidi," ujarnya.

Membenarkan Purbaya, saat ini pemerintah tengah membahas lebih lanjut mengenai dengan implementasinya. Dia berambisi dengan kebijakan ini, subsidi nan digulirkan pemerintah bisa diterima oleh golongan masyarakat nan tepat.

"Nah ini nan kita mulai telaah sistemnya segala macam Supaya apa? Angka subsidi nan ratusan triliun ini betul-betul diberikan kepada saudara-saudara kita nan berkuasa menerimanya. Dan ini kan sejalan dengan apa nan diarahkan oleh Bapak Presiden," tegas Bahlil.

(haa/haa) [Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya