Rehan/Gloria Disingkirkan Pasangan Taiwan 

57 menit yang lalu 2
Rehan/Gloria Disingkirkan Pasangan Taiwan  Langkah dobel campuran Indonesia Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja di Kejuaraan Dunia BWF 2026 terhenti.(Dok. PBSI)

LANGKAH dobel campuran Indonesia Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja di Kejuaraan Dunia BWF 2026 terhenti di babak 32 besar. Sempat memimpin setelah merebut gim pertama, mereka takluk dari unggulan kesembilan asal Taiwan, Ye Hong Wei/Nicole Gonzales Chan.

Pada babak 32 besar di New Delhi, India, Rabu (19/8), Rehan/Gloria kalah usai berjuang tiga gim 21-9, 18-21, 19-21.

Rehan/Gloria tampil meyakinkan pada gim pembuka. Mereka bisa mengendalikan permainan dan membikin pasangan Taiwan kesulitan mengembangkan pola. Keunggulan 21-9 menjadi modal kuat untuk menuntaskan pertandingan dalam dua gim.

Namun, pertandingan berubah pada gim kedua. Rehan/Gloria sempat tertinggal cukup jauh, tetapi sukses mendekat dan membuka kesempatan untuk mengunci kemenangan.

Sayangnya, momentum tersebut tidak berujung positif. Pada poin-poin akhir, pasangan Indonesia justru kehilangan ketenangan dan kandas memanfaatkan kesempatan nan tersedia.
Gloria menilai gim kedua menjadi titik nan paling disayangkan. Upaya mengejar ketertinggalan membikin mereka kehilangan ketenangan.

"Saya lebih menyayangkan gim kedua. Setelah tertinggal jauh, kami bisa mendekat. Sayangnya, pada poin terakhir kami kurang baik, padahal ada kesempatan," kata Gloria.

"Mungkin lantaran kami mengejarnya terlalu jauh juga," lanjutnya.

Memasuki gim ketiga, Ye/Nicole sudah menemukan kembali permainan terbaik mereka. Pasangan Taiwan tampil lebih nyaman dan bisa mengambil inisiatif sejak awal.
Situasi tersebut membikin Rehan/Gloria justru terburu-buru mengejar angka. Alih-alih menunggu momentum, mereka terlalu sigap memaksakan serangan.

"Di gim ketiga mereka sudah mulai lezat bermain dan sudah masuk dengan permainan mereka. Kami jadi terburu-buru untuk menghasilkan poin," ujar Gloria.

Salah satu pertimbangan utama Gloria adalah strategi mengarahkan bola kepada Ye Hong Wei. Pemain Taiwan itu dinilai mempunyai kualitas permainan nan berbeda sehingga semestinya tidak terlalu sering menjadi sasaran serangan.

"Kami juga sering lupa untuk tidak mengarahkan bola ke Ye Hong Wei lantaran dia cukup spesial," tuturnya.

Meski kecewa lantaran kandas melanjutkan langkah, Rehan/Gloria tetap mengambil sisi positif dari pertandingan tersebut. Ia menilai pengalaman menghadapi pasangan unggulan menjadi pelajaran krusial untuk turnamen berikutnya.

"Hal positifnya pasti ada. nan paling penting, melawan siapa pun itu sama. Tinggal siapa nan lebih siap di lapangan nan bisa menang," ucap Rehan.

Kekalahan tersebut mengakhiri perjalanan Rehan/Gloria di Kejuaraan Dunia 2026. Mereka sempat memulai turnamen dengan kemenangan atas pasangan Turki Emre Sonmez/Yasemen Bektas pada babak 32 besar tetapi kandas mempertahankan momentum ketika menghadapi Ye/Nicole. (Z-10)

Selengkapnya