ARTICLE AD BOX
Jakarta, CNN Indonesia --
Megabintang sekaligus kapten Timnas Argentina, Lionel Messi, terus menorehkan tinta emas di panggung sepak bola bumi usai laga musuh Mesir.
Usai mencetak gol krusial kontra Mesir di babak 16 besar Piala Dunia 2026, penyerang berumur 39 tahun itu sekarang resmi memecahkan rekor baru sebagai pemain pertama nan selalu mencetak gol dalam enam pertandingan fase gugur Piala Dunia secara berturut-turut.
Tidak hanya itu, torehan tersebut juga memperpanjang rekor dahsyat lainnya, di mana Messi tercatat selalu sukses membobol gawang musuh dalam sembilan pertandingan Piala Dunia terakhirnya secara beruntun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gol penyeimbang kedudukan nan dilesakkan Messi ke gawang Mesir tersebut sekaligus mengantarkan dirinya kembali bertengger sendirian di puncak daftar top skor sementara untuk memperebutkan sepatu emas (Golden Boot).
Messi sekarang mengoleksi delapan gol, unggul satu gol atas dua pesaing terdekatnya, Kylian Mbappe (Prancis) dan Erling Haaland (Norwegia), nan sama-sama mengemas tujuh gol.
Secara keseluruhan, sepanjang pekerjaan internasionalnya sejak melakoni debut berbareng tim senior Albiceleste pada tahun 2005 silam, pemain berjuluk La Pulga tersebut sekarang telah membukukan total 125 gol luar biasa dalam 204 pertandingan berbareng Argentina.
Performa impresif nan terus ditunjukkan oleh sang kapten legendaris itu tak pelak mengundang decak kagum dari rekan setimnya di lini depan Argentina, Julian Alvarez.
Penyerang Atletico Madrid itu mengaku kehabisan kata-kata untuk menggambarkan kehebatan kaptennya nan tampil tanpa penurunan performa sedikit pun di turnamen jenis kali ini.
"Mengenai Leo [Messi], sudah tidak ada kata-kata lagi nan tersisa di bumi ini untuk menggambarkan dirinya. Performa dan efektivitas nan dia tunjukkan di Piala Dunia kali ini betul-betul sangat mengesankan," puji Julian Alvarez pascalaga.
"Kami sebagai tim selalu mencoba untuk membantu dia, menemaninya di lapangan, dan menikmati setiap momen berbobot nan bisa kami habiskan berbareng dengannya di atas lapangan hijau. Kami semua mau mengucapkan terima kasih nan sebesar-besarnya atas semua nan telah dia lakukan untuk kami, serta gimana sikap luar biasanya kepada kami selama ini. Dia adalah legenda hidup, pemain terbaik di dunia," tegas Alvarez.
Setelah sukses melewati hadangan berat dari Mesir lewat drama lima gol, sang juara memperkuat Argentina dijadwalkan bakal menantang Swiss pada babak perempat final nan bakal digelar di Kansas City, Missouri, pada Sabtu, 11 Juli mendatang.
(wiw/jal)
Add
as a preferred source on Google

1 jam yang lalu
2









English (US) ·
Indonesian (ID) ·