Respons Dingin Menohok Dzeko usai Bosnia Diejek Jelang Lawan AS

1 jam yang lalu 2
ARTICLE AD BOX

Jakarta, CNN Indonesia --

Ketegangan memanas menjelang laga babak 32 besar Piala Dunia 2026 antara Amerika Serikat (AS) dan Bosnia-Herzegovina, Kamis (2/7) pagi WIB.

Kapten sekaligus legenda hidup Bosnia, Edin Dzeko, memberikan respons dingin namun menohok setelah seorang reporter televisi AS melontarkan hinaan viral nan dinilai meremehkan negaranya.

Perseteruan ini bermulai dari komentar kontroversial Abigail Velez, reporter dari saluran buletin ABC7 nan berbasis di Los Angeles, AS. Dalam sebuah siaran nan kemudian viral di media sosial, Velez dengan bangga sesumbar mengenai kesempatan negaranya sembari mengejek ketidaktahuannya tentang letak geografis Bosnia di peta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Di babak berikutnya, Tim AS bakal menghadapi Bosnia hari Rabu depan. Dan, satu perihal tentang Bosnia [adalah] saya apalagi tidak bisa menunjuk di mana letak negara itu di peta," ujar Velez dalam potongan video tersebut, seperti dilansir TalkSport.

"Itu lantaran Tim AS telah kembali, dan kami lebih baik dari sebelumnya. Bersiaplah Bosnia, lantaran kalian tidak bakal sanggup menghadapi kami. Kalian tidak menginginkan laga ini, tapi kalian bakal tetap mendapatkannya," lanjutnya.

Mendengar hinaan tersebut, Edin Dzeko, nan dijuluki The Bosnian Diamond berkah pekerjaan gemilangnya nan mencatatkan 150 caps berbareng timnas Bosnia, langsung memberikan jawaban bergengsi namun menohok saat diwawancarai talkSPORT.

Mantan striker tajam Manchester City itu menilai komentar sang reporter justru mempermalukan dirinya sendiri dan mencerminkan kualitas pribadinya, bukan kualitas negara Bosnia.

"Komentar itu menunjukkan banyak perihal tentang kualitas mereka [sang reporter]. Bukan tentang kami," ujar Dzeko dingin.

Meski demikian, penyerang veteran tersebut meyakini bahwa para pemain Timnas Amerika Serikat tidak bakal seceroboh dan seangkuh reporter mereka dalam memandang kekuatan Bosnia.

[Gambas:Twitter]

"Saya rasa perihal terpenting adalah apa nan dipikirkan oleh para pemain di tim Amerika Serikat. Dan saya percaya mereka tidak bakal meremehkan kami. Mereka tahu kami mempunyai kualitas, begitu pun sebaliknya. AS memang tim favorit, tetapi fase gugur betul-betul berbeda dengan fase grup," tegas Dzeko melempar peringatan.

Pernyataan arogan dari media AS ini diprediksi kuat justru bakal menjadi bumerang. Media memperkirakan bahwa potongan video hinaan Velez tersebut kemungkinan besar sudah dicetak dan ditempel di tembok ruang tukar Bosnia sebagai bahan bakar motivasi ekstra untuk menciptakan kejutan.

Bosnia sendiri bukanlah tim nan bisa dipandang sebelah mata. Peringatan Dzeko bukan isapan jempol belaka, mengingat mereka sukses lolos ke putaran final Piala Dunia 2026 setelah melewati jalur playoff nan sadis dengan menyingkirkan raksasa sepak bola dunia, Italia.

Menyadari komentarnya memicu kecaman luas dan dinilai rasis serta tidak menghormati negara lain, Abigail Velez akhirnya merilis pernyataan maaf resmi secara tertulis.

"Dalam upaya nan jelek untuk bersenang-senang menyambut kejuaraan Piala Dunia, saya melangkah terlalu jauh dan membikin komentar asal-asalan nan tidak sensitif dan tidak pantas. Saya meminta maaf kepada seluruh masyarakat Bosnia dan tim sepak bola Bosnia," tulis Velez.

"Piala Dunia semestinya menjadi arena untuk menyatukan komunitas-komunitas di seluruh dunia, dan komentar saya tidak mencerminkan semangat tersebut. Saya mendoakan nan terbaik bagi semua tim nan melanjutkan perjalanan mereka di Piala Dunia," pungkas Velez menyesali perbuatannya.

[Gambas:Video CNN]

(wiw/nva)

Add as a preferred
source on Google
Selengkapnya