ARTICLE AD BOX
Berdasarkan info nan dihimpun, kebakaran rimba dan lahan serta akibat dari kekeringan di musim tandus terjadi di beberapa daerah.
BPBD Kabupaten Banyumas mendistribusikan 5.000 liter air bersih ke masyarakat di wilayah terdampak kekeringan, di Desa Taman Sari, Kecamatan Karanglewas, pada Minggu (28/6/2026). (Dok. BPBD Kabupaten Banyumas)
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan sejumlah kejadian musibah nan menimbulkan akibat signifikan di beragam wilayah Indonesia hingga Senin (29/6) 2026 pukul 07.00 WIB. Berdasarkan info nan dihimpun oleh Direktorat Koordinasi Pengendalian Operasi (Dit. Koordalops), kebakaran rimba dan lahan serta akibat dari kekeringan di musim tandus menjadi peristiwa nan dominan terjadi di beberapa daerah. (Dok. BPBD Kabupaten Banyumas)
Di wilayah Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah, BPBD setempat kembali mendistribusikan air bersih sebanyak 60.000 liter alias setara dengan 12 tangki mobil air kepada 301 KK alias setara 1.142 jiwa di Desa Sidorejo. (Dok. BPBD Kabupaten Banyumas)
Secara keseluruhan, tercatat total support air bersih nan sudah disalurkan oleh BPBD Kabupaten Klaten kepada masyarakat terdampak kekeringan mencapai 169 tangki alias 845.000 liter nan manfaatnya dirasakan oleh 2.970 KK alias setara dengan 9.871 jiwa di empat desa. (Dok. BPBD Kabupaten Belitung Timur)
Sementara kebakaran rimba dilaporkan terjadi di Kota Langsa, Provinsi Aceh. Sebuah lahan nan terletak di Desa Birem Puntong, Kecamatan Langsa Baro, dilaporkan terbakar pada Minggu (28/6). (Dok. BPBD Kota Langsa)
Kebakaran nan dipicu oleh api dari pembakaran sampah ini mengakibatkan satu Kepala Keluarga (KK) terdampak dengan luas lahan nan terbakar mencapai dua hektare. Merespons kejadian ini, BPBD Kota Langsa telah mengerahkan dua unit armada pemadam kebakaran dan satu unit mobil tangki air untuk memadamkan api di letak kejadian. Api pun sukses dipadamkan di hari nan sama. (Dok. BPBD Kota Langsa)
Selain di Aceh, karhutla juga terjadi di Kabupaten Sumedang, Provinsi Jawa Barat. Lahan seluas dua hektare, di Desa Tomo, Kecamatan Tomo terbakar. Penyebabnya hingga laporan diterima tetap dalam proses penyelidikan oleh pihak terkait. (Dok. BPBD Kota Langsa)
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperkuat kesiapsiagaan nasional dalam menghadapi potensi akibat kejadian El Nino melalui partisipasi aktif pada Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah nan dirangkaikan dengan Sosialisasi Kesiapsiagaan Menghadapi Dampak Fenomena El Nino. Kegiatan nan diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri tersebut dilaksanakan secara hybrid pada Senin (29/6), bertempat di Ruang Rapat Sasana Bhakti Praja, Gedung C Lantai 3 Kementerian Dalam Negeri, Jakarta Pusat. (Dok. BNPB)
Kepala BNPB, Letjen TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., M.M., datang sebagai narasumber dalam sesi pertama Sosialisasi Kesiapsiagaan Menghadapi Dampak Fenomena El Nino berbareng Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian, Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Prof. Ir. Teuku Faisal Fathani, S.T., M.T., Ph.D., serta Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo. Kehadiran BNPB dalam forum tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat koordinasi lintas sektor dalam mengantisipasi beragam akibat musibah nan berpotensi meningkat akibat kejadian El Nino. (Dok. BNPB)
source on Google

1 jam yang lalu
2








English (US) ·
Indonesian (ID) ·