RI Terjebak 33 Tahun, Tak Mampu Lompat ke Kelas Negara Maju

1 jam yang lalu 3

Jakarta, CNBC Indonesia - Indonesia sudah terjebak di golongan negara pendapatan menengah alias tidak bisa menjadi negara maju selama 33 tahun.

Hal ini diungkapkan oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy saat rapat kerja dengan Badan Anggaran DPR RI, Jakarta pada Kamis (27/8/2026).

"Sejak tahun 1993, menurut catatan kami, Indonesia memang sudah keluar dari kategori pendapatan rendah, namun tetap belum bisa melompat menjadi negara berpenghasilan tinggi," katanya.

Pambudy mengatakan selama ini ekonomi Indonesia memang bisa menghadapi dan memperkuat di beragam guncangan ekonomi alias krisis seperti 1998 dan Covid-19 2020. Sayangnya tetap belum cukup untuk membikin ekonomi Indonesia naik kelas.

Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2027 Menekankan Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi. (Dok. Kementerian PPN/Bappenas)Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2027 Menekankan Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi. (Dok. Kementerian PPN/Bappenas) Foto: Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2027 Menekankan Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi. (Dok. Kementerian PPN/Bappenas)

Ke depan, Pambudy menekankan kewaspadaan terhadap ketidakpastian dan guncangan ekonomi nan engah terjadi saat ini nan dapat menghalangi percepatan pertumbuhan ekonomi lebih tinggi.

Pambudy mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi nan tinggi diperlukan untuk memperbesar kapabilitas produksi nasional, memperluas kesempatan kerja, dan mendorong daya saing industri terus meningkat.

(ras/mij) [Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya