Penyerang anyar Fenerbahce Romelu Lukaku(X @Fenerbahce)
PENYERANG timnas Belgia, Romelu Lukaku, resmi memulai petualangan baru di Liga Turki setelah berasosiasi dengan Fenerbahce pada bursa transfer musim panas 2026. Pemain berjuluk "Big Rom" tersebut meninggalkan klub Serie A, Napoli, untuk merapat ke klub raksasa asal Istanbul.
"Romelu Lukaku adalah pemain Fenerbahce. Selamat datang Big Rom," tulis pernyataan resmi klub melalui media sosial mereka pada Rabu (12/8).
Detail Transfer dan Nilai Kontrak
Meski manajemen Fenerbahce tidak merinci secara perincian nilai transfer sang pemain, laporan dari media Italia menyebut bahwa klub Turki tersebut merogoh kocek sebesar 6 juta euro alias sekitar Rp110 miliar. Kesepakatan ini juga mencakup klausul bingkisan tambahan nan berjuntai pada performa Lukaku di lapangan.
Kepindahan ini menandai berakhirnya masa hormat Lukaku di Napoli. Penyerang berumur 33 tahun itu sebelumnya mempunyai catatan manis dengan membantu Napoli menjuarai Serie A pada musim 2024/25. Namun, musim terakhirnya di Italia melangkah kurang mulus akibat angin besar cedera nan membuatnya hanya tampil dalam tujuh pertandingan di seluruh kompetisi.
Misi Kebangkitan Big Rom
Walaupun sempat tersendat cedera musim lalu, Lukaku membuktikan ketajamannya saat memihak timnas Belgia di Piala Dunia 2026. Ia sukses mencetak tiga gol dan membawa negaranya melaju hingga babak perempat final. Kini, mantan pemain Chelsea dan Manchester United itu menegaskan kesiapannya untuk memberikan nan terbaik bagi Fenerbahce.
“Merupakan sebuah kehormatan dan keistimewaan bagi saya bisa berasosiasi dengan klub ini, klub dengan sejarah nan luar biasa. Saya mau berterima kasih kepada pembimbing atas kepercayaan dan keyakinannya kepada saya. Saya segar dan 100% siap bermain,” ujar Lukaku.
Ikatan Emosional dengan Turki
Bagi Lukaku, pindah ke Turki bukan sekadar urusan profesional, melainkan sebuah kepulangan emosional. Ia mempunyai kenangan masa mini di negara tersebut saat mengikuti ayahnya, Roger Lukaku, nan pernah berkarier untuk klub Genclerbirligi.
“Ini bakal menjadi momen nan spesial dan sangat emosional untuk kembali ke sana. Saya sangat bangga bahwa kepulangan itu terjadi berbareng Fenerbahce,” tambahnya.
Kedatangan Lukaku diharapkan menjadi kepingan puzzle nan lenyap bagi Fenerbahce. Musim lalu, mereka kudu puas finis di posisi kedua Liga Turki, hanya terpaut tiga poin dari sang rival abadi, Galatasaray, nan keluar sebagai juara. Dengan pengalaman Lukaku di level tertinggi Eropa, Fenerbahce menargetkan untuk merebut kembali takhta juara pada musim mendatang. (Ant/Z-1)









English (US) ·
Indonesian (ID) ·