Kebakaran melanda rumah nan hancur pascaserangan mematikan Rusia di Oblast Kyiv pada 8 Agustus 2025.(State Emergency Service Telegram)
SISTEM pertahanan udara Rusia mencegat dan menghancurkan 250 pesawat nirawak (drone) Ukraina dalam kurun 12 jam, demikian pernyataan Kementerian Pertahanan Rusia, Sabtu (22/8) waktu setempat.
Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan, 250 drone Ukraina bersayap tetap ditembak jatuh dalam periode pukul 08.00 hingga 20.00 waktu Moskow. Drone-drone tersebut terdeteksi terbang di 19 wilayah Rusia, termasuk wilayah Moskow.
Pernyataan tersebut tidak memberikan rincian mengenai kerusakan alias korban akibat serangan drone yang diklaim sukses digagalkan.
Wali Kota Moskow Sergey Sobyanin mengatakan jumlah drone yang terbang menuju wilayah Moskow dalam sepekan terakhir telah mencapai lebih dari 2.600 unit. Menurut dia, sebagian besar drone berhasil dinetralisasi oleh sistem pertahanan udara di wilayah pinggiran nan jauh dari pusat kota.
Sebanyak 493 drone disebut sukses dihancurkan ketika mendekati Moskow.
Klaim tersebut disampaikan di tengah berlanjutnya serangan drone antara Rusia dan Ukraina. Kedua negara semakin mengandalkan drone dalam bentrok nan telah berjalan sejak invasi Rusia ke Ukraina pada Februari 2022.
Informasi mengenai jumlah drone yang dicegat dan dihancurkan tersebut berasal dari pihak Rusia dan belum dapat diverifikasi secara independen. (Xinhua/B-3)









English (US) ·
Indonesian (ID) ·