Jakarta, CNBC Indonesia - Bank Sentral Rusia terus menjual emas dari cadangannya, membikin kepemilikan logam mulia negara itu turun ke level terendah dalam lebih dari enam tahun.
Data bank sentral nan dirilis Kamis menunjukkan kepemilikan emas Rusia menyusut 1,6 juta ons sejak awal tahun menjadi 73,2 juta ons per 1 Agustus.
"Angka tersebut merupakan jumlah terkecil sejak Januari 2020," menurut info Bank Sentral Rusia, seperti dikutip Mining, Minggu (23/8/2026).
Penurunan kepemilikan tersebut juga tercermin pada nilai persediaan emas. Sepanjang tujuh bulan pertama tahun ini, nilai persediaan emas bank sentral Rusia merosot sekitar US$33,7 miliar alias setara Rp599,86 triliun (asumsi kurs Rp17.800/US$).
Bank Sentral Rusia sebelumnya merupakan salah satu pembeli emas terbesar di dunia. Institusi tersebut menyerap sebagian besar produksi emas domestik hingga menghentikan pembelian pada awal 2020.
Rusia sempat kembali berkomitmen membeli emas dua tahun kemudian. Kebijakan itu membantu menyerap sebagian pasokan emas nan susah diekspor setelah negara tersebut terkena hukuman internasional menyusul invasi ke Ukraina pada Februari 2022. Namun, pembelian emas dalam skala besar tidak kembali dilakukan.
Penjualan emas mulai meningkat sejak tahun lampau ketika Kementerian Keuangan Rusia melepas emas dan mata duit asing dari National Wellbeing Fund untuk membantu menutup defisit anggaran. Kondisi ini terjadi di tengah penurunan pendapatan dari sektor energi.
Bank sentral kemudian menjalankan operasi penyeimbang di pasar domestik melalui sistem nan dikenal sebagai mirror mechanism. Langkah tersebut dilakukan untuk meredam akibat transaksi pemerintah terhadap nilai tukar rubel sekaligus menjaga stabilitas sistem keuangan.
Dengan berlanjutnya penjualan, persediaan emas Rusia sekarang berada pada titik terendah sejak awal 2020. Perkembangan ini menandai perubahan dari strategi akumulasi emas nan sebelumnya menjadi salah satu instrumen krusial Rusia dalam memperkuat persediaan negara.
(tfa/haa)
[Gambas:Video CNBC]

1 jam yang lalu
2








English (US) ·
Indonesian (ID) ·