ARTICLE AD BOX
Jakarta, CNN Indonesia --
Pelatih timnas Argentina, Lionel Scaloni, menyatakan ada bersit rasa takut kalah saat anak asuhnya menghadapi Cape Verde pada babak 32 besar Piala Dunia 2026, di Stadion Miami, AS, Sabtu (4/7) pagi waktu Indonesia.
Pertandingan Argentina vs Cape Verde merupakan laga ke-100 Scaloni sebagai pembimbing Tim Tango.
Mantan bek Argentina itu nyaris menelan kekecewaan dalam pertandingan tersebut lantaran musuh dua kali bangkit dan bisa menyamakan kedudukan. Argentina meraih kemenangan lewat babak tambahan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Scaloni mengaku ada rasa waswas kalah lantaran bisa menjadi noktah dalam kariernya.
"Pastinya dari 100 pertandingan, ini adalah pertandingan nan paling berkesan bagi saya, lantaran ini Piala Dunia, lantaran kami kudu bangkit... Ini adalah pertandingan nan bakal membantu saya sebagai pelatih," kata Scaloni.
"Memenangkan pertandingan ini lebih baik, lantaran jika kami kalah itu bakal menjadi statistik nan menyedihkan," ucapnya dilansir dari TyCsports.
Pria nan sudah menangani timnas Argentina sejak 2018 itu menilai Cape Verde sebagai musuh handal nan membikin Lionel Messi dan kawan-kawan kudu bekerja keras.
"Ada nan bilang kami ada di bagian sisi 32 besar nan mudah. Sekarang mereka sadar tidak ada pertandingan nan gampang. Kami tahu ini bakal menyulitkan. Kami kesusahan, kami layak menang, tetapi musuh betul-betul merepotkan," jelas Scaloni.
"Saya bakal berbincang hal-hal jelek dengan pemain, tetapi saya bakal tetap konsentrasi pada hal-hal baik, tim ini tetap menyerang, kami bisa meredam tekanan, dan kami bisa menang," ujarnya melanjutkan.
Scaloni sadar Argentina bisa saja meraih hasil lain saat melawan Cape Verde kendati tampak mengontrol penuh pertandingan.
"Benar pertandingan itu buruk, bisa saja berhujung sebaliknya meski kami mendominasi," tukas Scaloni.
(nva/sry)
Add
as a preferred source on Google

1 jam yang lalu
2








English (US) ·
Indonesian (ID) ·