ARTICLE AD BOX
loading...
Menhaj Moch. Irfan Yusuf menyatakan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 menjadi salah satu penyelenggaraan haji terbaik dalam sejarah perhajian Indonesia. Foto/YouTube Kemenhaj
JAKARTA - Menteri Haji dan Umrah (Menhaj), Moch. Irfan Yusuf (Gus Irfan) menyatakan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 menjadi salah satu penyelenggaraan haji terbaik dalam sejarah perhajian Indonesia. Hal itu diungkapkan Gus Irfan dalam Pembukaan Rapat Kerja Nasional Evaluasi Penyelenggaraan Ibadah Haji 1447 H/2026 M nan disiarkan lewat YouTube Kemenhaj, Sabtu (4/7/2026).
Irfan pun mengenang situasi tujuh bulan lampau ketika Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) nan baru dibentuk tetap dipenuhi keraguan dari beragam pihak. Menurutnya, banyak nan meragukan keahlian kementerian baru tersebut dalam mengemban tanggung jawab besar penyelenggaraan ibadah haji.
Baca juga: Operasional Haji 2026 Selesai, Menhaj: Seluruh Jemaah Sudah Kembali ke Tanah Air
“Berdiri di mimbar ini saya kembali terkenang ke tanggal 31 Januari, tepat tujuh bulan nan lalu. Saat itu, di tempat nan sama ini, di podium nan sama ini, kita berdiri melakukan penutupan training PPIH dengan penuh tanda tanya di akal banyak orang. Saya ingat betul, tujuh-delapan bulan lampau banyak nan underestimate dengan Kementerian Haji. Banyak nan meragukan apakah kementerian nan baru dibentuk ini sanggup memikul beban nan besar,” kata Gus Irfan.
Ia menjelaskan, tantangan semakin besar lantaran timeline penyelenggaraan haji telah melangkah sejak Juni, sementara izin mengenai belum selesai. Di sisi lain, Kementerian Haji dan Umrah baru dibentuk pada Agustus, sedangkan Menteri dan Wakil Menteri Haji dilantik pada September.
“Timeline haji sudah melangkah mulai Juni, sementara undang-undangnya belum selesai. Kementerian Haji dibentuk Agustus, Menteri Haji dan wakilnya dilantik September. Artinya, kita sudah tertinggal beberapa bulan dari penyelenggaraan timeline haji,” ujarnya.









English (US) ·
Indonesian (ID) ·