ARTICLE AD BOX
loading...
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya. Foto: Binti Mufarida
JAKARTA - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengungkapkan Program Magang Nasional (PMN) 2026 telah diluncurkan dengan melibatkan 150 ribu peserta. Program ini juga membuka ruang bagi difabel.
Menurut pengamat politik Igor Dirgantara, terbukanya ruang bagi difabel untuk mengikuti program magang nasional merupakan sebuah terobosan. Ini menandakan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto memberikan kesempatan kerja bagi semua kalangan, termasuk difabel.
"Program ini bisa dibilang sebagai salah satu terobosan paling progresif di era pemerintahan Prabowo dalam perihal inklusivitas. Dalam perihal krusial memberikan kesempatan kerja tidak saja bagi lulusan PT (perguruan tinggi) tapi juga bertindak bagi golongan difabel," katanya, Rabu (1/7/2026).
Program ini diinisiasi Presiden Prabowo sebagai upaya konkret untuk menurunkan nomor pengangguran terbuka nan tetap menjadi tantangan nasional. Igor pun memberikan gambaran positif bahwa PMN 2025, dari 100 ribu peserta sebanyak 30 persen alias sekitar 30 ribu sukses diserap langsung menjadi tenaga kerja tetap oleh perusahaan tempat mereka magang.
"Ini artinya bahwa program ini bisa menjawab kebutuhan pasar kerja bakal tenaga kerja nan siap pakai," ujarnya.
Igor menambahkan, perihal lain nan membikin PMN 2026 menjadi krusial adalah ekspansi cakupan pesertanya. Sekarang juga mencakup kaum disabilitas, apalagi jika program ini juga menjangkau sampai luar pulau Jawa.









English (US) ·
Indonesian (ID) ·