SEZ Industropolis Run 2026(KEK Industropolis Batang)
SEZ Industropolis Run 2026 digelar di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, dengan membawa konsep nan memadukan sport tourism dan kejuaraan lari. Memasuki penyelenggaraan tahun ketiga, arena ini menghadirkan lintasan nan relatif landai, rute baru, serta mengundang atlet lari nasional untuk bersaing berbareng peserta dari beragam daerah. Memasuki tahun ketiga penyelenggaraannya, SEZ Industropolis Run 2026 tidak hanya diarahkan sebagai arena olahraga dan wisata, tetapi juga menjadi wadah kejuaraan bagi atlet lari nasional.
Mengusung tema Dari Sport Tourism Menuju Panggung Kompetisi Atlet Elit, aktivitas tersebut memadukan olahraga, pengalaman wisata, lanskap kawasan, dan kejuaraan dalam satu lintasan. Tahun ini, atlet-atlet lari nasional turut diundang untuk bersaing berbareng pelari dari beragam daerah.
Kepala Departemen Corporate Office & Protocoler KEK Industropolis Batang, M Rizza Akbar, mengatakan penyelenggaraan tahun ketiga diarahkan untuk meningkatkan kualitas arena sekaligus memberikan ruang bagi masyarakat dan atlet untuk menguji kemampuan.
“Memasuki tahun ketiga, kami mau SEZ Industropolis Run terus berkembang dan mempunyai standar nan semakin tinggi. Kami mau event ini tidak hanya menjadi tempat masyarakat menikmati olahraga, tetapi juga menjadi ruang bagi atlet dan pelari untuk menguji kemampuan, mengejar catatan terbaik, sekaligus merasakan pengalaman berlari di area nan mempunyai karakter unik,” ujar Rizza Akbar.
Salah satu karakter nan ditawarkan SEZ Industropolis Run 2026 adalah lintasan nan relatif landai alias flat track dan telah tersertifikasi AIMS (Association of International Marathons and Distance Races). Karakter lintasan tersebut memberikan kesempatan bagi peserta untuk mengoptimalkan performa dan mengejar catatan waktu terbaik alias Personal Best (PB).
Kehadiran atlet-atlet nasional juga diharapkan meningkatkan persaingan dalam perlombaan sekaligus memberikan atmosfer kompetitif bagi peserta. Untuk mendukung pencatatan waktu, penyelenggara menggunakan sistem timing chip sehingga waktu tempuh peserta dapat tercatat secara jeli dan terukur.
Lintasan Membentang dari Kawasan Industri hingga Laut Jawa
Selain aspek kompetisi, SEZ Industropolis Run menawarkan pengalaman berlari dengan latar area nan menjadi bagian dari Kabupaten Batang. Peserta bakal melewati sejumlah lanskap, mulai dari area industri, perkebunan karet, waduk reservoir, hingga dermaga di pesisir Laut Jawa. Lintasan nan steril dari kendaraan juga disiapkan untuk mendukung keamanan dan kenyamanan peserta selama perlombaan.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Batang, Bagus Pambudi, S.Sos., M.A.P., MIDS, Ph.D., menilai aktivitas tersebut dapat memperkenalkan potensi Batang dari perspektif nan berbeda.
“SEZ Industropolis Run menjadi salah satu momentum nan memperkenalkan Batang dari sisi nan berbeda. Tidak hanya sebagai wilayah nan berkembang dengan area industrinya, tetapi juga sebagai wilayah nan mempunyai ruang bagi olahraga, pariwisata, komunitas, dan aktivitas masyarakat,” kata Bagus Pambudi.
Menurutnya, aktivitas olahraga nan melibatkan peserta dari beragam wilayah juga berpotensi memberikan akibat ekonomi bagi wilayah melalui pergerakan peserta dan aktivitas pendukung lainnya.
Bank Indonesia Bawa Pesan WANI dalam Ajang Lari
SEZ Industropolis Run 2026 juga melibatkan Bank Indonesia Tegal sebagai Event Collaborator dengan membawa kampanye WANI yang berangkaian dengan edukasi perlindungan konsumen dalam transaksi pembayaran digital. WANI merupakan akronim dari Waspada, Amankan, Niteni, dan Identifikasi. Pesan tersebut membujuk masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam melakukan transaksi digital, menjaga keamanan info dan instrumen pembayaran, mencermati informasi, serta mengenali potensi penipuan.
Pesan tersebut juga berangkaian dengan prinsip PeKA (Peduli, Kenali, Adukan) nan mendorong masyarakat untuk peduli terhadap keamanan transaksi, mengenali akibat dan jasa pembayaran nan digunakan, serta melaporkan hambatan alias indikasi penyalahgunaan.
Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Tegal, Seno Indarto, mengatakan kampanye WANI diharapkan dapat menyampaikan pesan perlindungan konsumen dengan pendekatan nan lebih dekat dengan masyarakat.
“WANI kami hadirkan sebagai pesan nan dekat dengan masyarakat. Waspada terhadap risiko, amankan info dan instrumen pembayaran, niteni alias cermati setiap info dan transaksi, serta identifikasi tanda-tanda penipuan sejak dini. Semangat ini kami bawa melalui Industropolis Run agar pesan pelindungan konsumen dapat tersampaikan dengan langkah nan lebih ringan dan relevan,” ujar Seno Indarto.
Dalam konteks masyarakat Jawa, kata wani juga mempunyai makna berani. Makna tersebut kemudian dikaitkan dengan keberanian untuk menjaga keamanan, mencermati informasi, dan mengambil keputusan nan tepat ketika menghadapi akibat transaksi digital.
Pesan tersebut dianalogikan dengan persiapan pelari sebelum perlombaan. Sebelum berlari, peserta perlu mengenali rute dan mempersiapkan kondisi fisik. Hal serupa diperlukan masyarakat ketika melakukan transaksi digital, ialah memahami akibat dan memastikan keamanan sebelum mengambil keputusan. (E-3)









English (US) ·
Indonesian (ID) ·