Jakarta, CNN Indonesia --
Shayne Pattynama mengakui bahwa Timor Leste sukses memberikan perlawanan sengit pada Timnas Indonesia meski pada akhirnya Skuad Garuda bisa menang telak 3-0 di laga Piala AFF tersebut.
Shayne menyatakan bahwa Timnas Indonesia tidak pernah meremehkan Timor Leste. Sebelum pertandingan dimulai, Timnas Indonesia sudah menyadari bakal menghadapi perlawanan sengit dari Timor Leste.
"Seperti nan dikatakan pelatih, ini adalah laga nan sulit. Saya juga mau mengatakan bahwa Timor Leste memberikan perlawanan nan luar biasa."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sebelum pertandingan, kami sudah berbicara bahwa laga ini tidak bakal mudah. Mereka betul-betul membikin laga ini terasa berat buat kami. Meskipun mereka bermain dengan 10 orang, mereka tetap berkompetisi dengan luar biasa dan kami sempat menghadapi sejumlah masalah. Namun kami akhirnya bisa memenangkan pertandingan," ucap Shayne dalam sesi konvensi pers seusai laga.
Timnas Indonesia mengalami kesulitan saat menghadapi Timor Leste. Meski Timor Leste sudah bermain dengan 10 orang sejak menit ke-21 lantaran Jackson Fowler menerima kartu merah, perihal itu tak lantas memudahkan langkah Indonesia.
Skuad Garuda menguasai permainan namun tak kunjung sukses mencetak gol hingga babak pertama usai. Di babak kedua, John Herdman melakukan sejumlah pergantian, termasuk menurunkan Shayne Pattynama, Dony Tri Pamungkas, hingga Ragnar Oratmangoen.
Shayne akhirnya bisa memecah kebuntuan lewat tembakan keras di menit ke-74. Usai Shayne mencetak gol, Timnas Indonesia bisa langsung menggebrak dan mencetak dua gol susulan lewat Thom Haye di menit ke-78 dan Mitchell Baker di menit ke-81.
"Kami terus berjuang hingga akhir dan tentu bagus bisa mencetak tiga gol. Kami kudu belajar dari laga ini untuk bisa tampil lebih baik dan melanjutkan hal-hal nan sudah baik."
"Kami punya enam poin dari dua laga dan itulah nan kami inginkan," kata Shayne.
(ptr)

53 menit yang lalu
3







English (US) ·
Indonesian (ID) ·