Warga kudu rela antre mengisi air bersih nan dipasok BPBD dilakukan di Desa Sukapancar, Kecamatan Sukaresik lantaran nan terdampak 600 KK alias 1200 jiwa.(Dok BPBD Tasikmalaya)
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat pasok air bersih tercatat 341.000 liter diperuntukkan bagi 6.905 Kepala Keluarga (KK) alias 33.291 jiwa tersebar di 19 Kecamatan. Pendistribusian air, lantaran musibah El Nino semakin seluas dipicu perubahan suasana hingga area pemukiman di dataran tinggi.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tasikmalaya, Roni AKS, mengatakan, musibah El Nino nan terjadi di wilayahnya semakin meluas dan permintaan air setiap hari selalu ada. Namun, Pasokan air bersih terus dilakukan kepada masyarakat hingga tercatat 6.905 Kepala Keluarga (KK) alias 33.291 jiwa tersebar di 19 Kecamatan.
"Siaga darurat musibah nan ditetapkan hingga September 2026, BPBD, TNI, Polri, Perumda Tirta Sukapura, Arta Galunggung, Dinsos, PMI, Paguyuban Tionghoa, plastik dolar pasok air bersih kepada 6.905 Kepala Keluarga (KK) alias 33.291 jiwa. Krisis air dilakukan disebabkan, lantaran perubahan iklim, dataran tinggi, tidak ada program SPAM, Pamsimas dan embung," ujar, Roni AKS, Senin (10/8/2026).
Menurut Roni, musibah el nino nan terjadi telah membikin banyak penduduk di pelosok pedesaan mengalami krisis air bersih dan mereka kesulitan untuk masak, minum, mandi, cuci pakaian, kakus dan lainnya. Namun, petugas terus berupaya memasok air ke beragam wilayah sesuai permintaan dan upaya itu dilakukan sesuai surat serta nan lainnya bertahap.
"Bencana El Nino membikin kondisi kering semakin meluas hingga penduduk mengalami krisis air bersih tersebar di 19 Kecamatan. BPBD berbareng lembaga lainnya berupaya melayani masyarakat, dan pengiriman air sebelum penetapan siaga darurat musibah hingga sekarang berjumlah 341.000 liter dengan 6.905 KK terdampak," katanya.
Sementara itu, personil DPRD Fraksi NasDem, Kabupaten Tasikmalaya, Haris Somantri mengatakan, musim kemarau di wilayahnya semakin meluas dan beragam upaya telah dilakukan BPBD, TNI, Polri, Perumda Tirta Sukapura, PPM, FKPPI dan Dinsos. Akan tetapi, krisis air nan terjadi agar pemerintah wilayah segera membikin program jangka panjang bagi masyarakat.
"Kami mendorong agar pemerintah wilayah membikin program SPAM, Pamsimas, embung agar pada musim tandus tidak kesulitan air bersih bagi mereka. Namun, upaya nan dilakukan BPBD Tasikmalaya memberikan langkah sigap meringankan beban rakyat meski semuanya kudu sesuai permohonan air lantaran ada retribusinya," pungkasnya.(H-2)









English (US) ·
Indonesian (ID) ·