Siap-Siap Tarif Jalan Tol Naik, Total di 52 Ruas-Ada Milik Raja Tol RI

1 jam yang lalu 2
ARTICLE AD BOX

Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengungkapkan, tetap ada puluhan ruas jalan tol nan tengah berproses untuk penyesuaian tarif pada tahun ini. Namun, kenaikan itu belum bisa langsung dilakukan lantaran para Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) tetap kudu menuntaskan pemenuhan Standar Pelayanan Minimum (SPM).

Direktur Jalan Bebas Hambatan Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PU Dedy Gunawan mengatakan, totalnya ada 52 ruas tol nan saat ini masuk tahap usulan penyesuaian tarif. Seluruhnya tetap dalam proses evaluasi, termasuk perbaikan jasa agar memenuhi syarat sebelum tarif baru bisa diberlakukan.

"Tahun ini ada 52 ruas jalan tol nan diusul (penyesuaian tarif), tetap proses," kata Dedy saat ditemui di Kompleks Parlemen, Jakarta, dikutip Jumat (10/7/2026).

Kendati demikian, Dedy belum merinci seluruh daftar ruas tol nan masuk usulan tersebut. Namun, dia menyebut beberapa di antaranya adalah Tol Pemalang-Batang nan dikelola PT Pemalang Batang Tol Road (PBTR), perusahaan nan kebanyakan sahamnya dimiliki PT Waskita Toll Road.

Selain itu, ruas Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) dan Tol Padalarang-Cileunyi (Padaleunyi) nan berada di bawah konsesi PT Jasa Marga (Persero) Tbk. (JSMR) juga termasuk dalam daftar ruas nan sedang mengusulkan penyesuaian tarif.

Menurut Dedy, proses penyesuaian tarif tidak hanya berjuntai pada pengajuan dari BUJT, tetapi juga pada pemenuhan parameter jasa di lapangan. Karena itu, ruas-ruas nan diusulkan naik tarif tetap kudu lebih dulu menyelesaikan perbaikan untuk memenuhi ketentuan SPM.

"Semua tetap proses ya. Masih proses perbaikan dulu (supaya memenuhi SPM)," pungkasnya.

(dce)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya